Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
RAPPER Snoop Dogg menanggapi "semua kebencian" yang diterimanya setelah tampil pada acara Inauguration Ball Presiden Donald Trump, melalui video di Instagram.
"Untuk semua kebencian, saya akan menjawabnya dengan cinta," kata Snoop dalam video tersebut saat ia duduk di dalam mobil dan menghisap apa yang tampaknya sebuah rokok ganja. "Atur hidupmu, berhenti khawatir tentang hidup saya. Saya baik-baik saja. Saya bersama-sama. Masih seorang pria kulit hitam. Masih 100% kulit hitam. Semua keluar sampai kamu berhasil atau sampai kamu jatuh."
Pada Sabtu (25/1), performer "Drop It Like It's Hot" juga berbicara tentang bagaimana ia menangani reaksi negatif setelah penampilannya di podcast R&B Money.
"Kamu akan menghadapi kebencian saat kamu mencapai puncak, tidak peduli siapa kamu... Saya, secara pribadi, menjawabnya dengan kesuksesan dan cinta. Itu jawaban saya terhadap kebencian dan negatifitas yang datang pada saya, karena itu adalah kekuatan terkuat yang bisa mengalahkannya," ujarnya.
Snoop tampil di Crypto Ball di Washington, D.C. pada 17 Januari. Juga hadir adalah Rick Ross dan Soulja Boy. Selain itu, Nelly tampil di Liberty Ball pada Senin (20/1).
Kembali pada September 2018, rapper "Sweat" tersebut mengkritik Kanye West dan semua orang yang mendukung Trump, yang saat itu berusia 78 tahun.
Saat tampil di acara DJ Suss One di SiriusXM, Snoop sangat marah ketika DJ tersebut menyarankan beberapa penggemarnya adalah pendukung Trump.
"Saya katakan langsung saja, ibu—," kata rapper tersebut kepada host, memintanya untuk memberi tahu penggemarnya bahwa mereka adalah orang rasis. "Jika kamu suka dengan orang itu, kamu ibu— orang rasis. S— kamu, dan s— dia."
Snoop kemudian menjelaskan Presiden "menarik garis," yang menyebabkan ketegangan antara orang-orang dengan latar belakang rasial dan sosial ekonomi yang berbeda.
"Sebelum dia, tidak ada garis. Semua orang adalah sama, kami saling menghormati; kami tidak masalah," katanya. "Tapi ibu—, ketika kamu menarik garis, ibu— mulai menunjukkan orang-orang ibu— itu... s— kamu ibu—."
Snoop kemudian mengkritik West karena secara terbuka mendukung Trump.
"Kanye juga, ibu—, jangan lupakan dia juga," katanya. "S— dia juga. Saya akan masukkan dia dalam daftar juga karena dia sama dengan mereka ibu—." (People/Z-3)
UU ITE 2024 tidak menghapus sanksi pidana bagi penyebar hoaks dan ujaran kebencian. Regulasi baru justru memperjelas batasan jenis kebohongan digital
Kepolisian mengungkap motif ekonomi di balik tindakan Adimas Firdaus alias Resbob yang menghina suku Sunda saat melakukan siaran langsung di media sosial.
Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi menetapkan YouTuber Muhammad Adimas Firdaus, yang dikenal dengan nama Resbob, sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian
Adimas Firdaus, atau yang dikenal dengan nama Resbob, sempat berupaya berupaya melarikan diri setelah tersandung kasus ujaran kebencian
Polda Jabar menekankan, dugaan ujaran kebencian yang dilontarkan pelaku dalam tayangan media sosialnya telah menimbulkan keresahan serta reaksi luas di tengah masyarakat.
Resbob ditetapkan sebagai tersangka karena konten siaran langsung (live streaming) di kanal YouTube miliknya yang memicu kegaduhan.
Donald Trump akan merayakan pelantikan masa jabatan keduanya pada 20 Januari dengan deretan selebriti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved