Sabtu 13 Agustus 2022, 15:55 WIB

Formappi Sebut Respon DPR Lamban pada Kasus Tewasnya Brigadir J

Kautsar Widya Prabowo | Politik dan Hukum
Formappi Sebut Respon DPR Lamban pada Kasus Tewasnya Brigadir J

Ilustrasi
Penembakan

 

PENELITI fungsi pengawasan Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Albert Purwa mengatakan lambannya respon komisi II DPR RI pada kasus polisi tembak polisi. Pihaknya menyayangkan sikap DPR yang tidak menggelar rapat untuk memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena alasan tengah reses.

"Mereka harusnya meluangkan waktu di tengah reses untuk segera memanggil Polri dalam rangka meminta penjelasan dan juga pertanggungjawaban terkait kasus penembakan yang menyita perhatian publik," ujar Albert Purwa dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (13/8).

Albert menjelaskan sebagai mitra kerja Polri, Komisi III mestinya bisa menggunakan peran pengawasannya untuk membongkar kasus tersebut. Pasalnya, sejak awal kasus ini mencuat ke publik banyak pihak di Korps Bhayangkara yang berupaya mengaburkan fakta.

"Kejanggalan penanganan kasus itu tentu sesuatu yang perlu diawasi oleh Komisi III karena terkait dengan fungsi kepolisian sebagai penegak hukum," terangnya.

Selain itu, persoalan ini ada potensi melecehkan penegakan hukum dan merusak kredibilitas penegakan hukum. Oleh karenanya, kasus ini seharusnya mendapat perhatian besar dari Komisi III DPR.

Baca juga: Polri Pastikan Brigadir J Tidak Lecehkan Istri Sambo Saat di Rumah Dinas

Sebelumnya, Komisi III DPR akan memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pemanggilan untuk meminta penjelasan Korps Bhayangkara terkait kasus pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat (J).

"Maka nanti Pak Kapolri pasti kita undang ke Komisi III untuk menjelaskan ini semua," kata Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/8) lalu.

Dia memastikan pembahasan kasus pembunuhan Brigadir J dilakukan pada masa sidang yang akan datang. DPR kembali aktif bersidang pada 16 Agustus 2022.

"Setelah rapat internal. Mungkin 17 atau 18 (Agustus) bisa diketok jadwal rapatnya," kata dia.(OL-5)

Baca Juga

dok.pribadi

Pendeta Alberth Yoku: Tindakan Korupsi Lukas Enembe Tanggung Jawab Pribadi

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 25 September 2022, 19:54 WIB
PENETAPAN Lukas Enembe (LE) menjadi tersangka oleh KPK mendapat dukungan dari sejumlah tokoh lokal Papua, salah satunya pendeta Alberth...
dok.ist

Pengamat: Kritikan SBY Soal Dugaan Kecurangan Pemilu 2024 Asumsi Saja

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 19:05 WIB
DIREKTUR Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, kritik Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY soal dugaan...
Instagram @gerindra

Prabowo Sowan Ke 9 Kiai Sepuh NU Jateng, M Qodari: Game Changer di Pilpres 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 17:57 WIB
“Ini memperlihatkan arah baru untuk segmentasi atau basis politik yang dituju. Kita tahu pada 2014 dan 2019 arahnya itu dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya