Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGKAT kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo diketahui mengalami penurunan. Berdasarkan hasil jajak pendapat terbaru oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI), 64% responden mengaku puas dengan kinerja Kepala Negara.
Namun, persentase tersebut turun dari hasil survei sebelumnya, yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Jokowi, sapaan akrabnya, mencapai 67%.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai penuruan tersebut masih wajar. Mengingat, situasi global sedang sulit, yang turut dipengaruhi pandemi covid-19 dan konflik geopolitik.
Baca juga: Survei: TNI dan Presiden Paling Dipercaya Publik
Dengan kondisi perekonomian yang tidak pasti, publik tentu akan merasakan dampaknya, sehingga berimbas terhadap pandangan kinerja pemerintah. "Kita mesti sampaikan juga kepada masyarakat, bahwa kondisi perekonomian global saat ini tidak baik-baik saja," tegas Moeldoko, Senin (25/7).
"Bukan hanya Indonesia yang menghadapi situasi ini. Bloomberg bahkan sudah memperkirakan, ada 15 negara yang memiliki risiko ekonomi terparah," imbuhnya.
Dalam laporan Bloomberg, Indonesia merupakan satu dari 15 negara yang terancam mengalami resesi ekonomi. Namun, pemerintah dikatakannya meyakini bahwa dengan berbagai upaya yang digencarkan, proyeksi tersebut dapat dihindari.
Baca juga: KPK Nilai Bambang Widjojanto Sudah Bertolak 180 Derajat dari Amanah Pemberantasan Korupsi
"Kondisi ekonomi nasional kita relatif cukup baik, karena pertumbuhan kita masih cukup tinggi dibandingkan negara-negara lain di dunia," jelas Moeldoko.
Indonesia disebutnya terbilang baik dalam menjaga inflasi sejauh ini. Dengan terus menjaga daya beli masyarakat, serta tidak mencabut alokasi subsidi bagi komoditas penting, pemerintah bisa menahan inflasi di level 4,5%.
"Jadi, kalau sekarang ada penilaian seperti itu, memang masyarakat melihat bahwa ada beberapa komoditas yang sedang naik. Tetapi, pemerintah sudah bekerja untuk menurunkan itu semua," tandasnya.(OL-11)
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Fernando menyebut, posisi Sjafrie sebagai sahabat karib sekaligus menteri paling berpengaruh di kabinet menjadikannya sosok yang sangat kuat.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, survei terbaru menunjukkan langkah Kejagung menunjukkan uang sitaan mendapat apresiasi.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved