Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mencatat perkara korupsi terkait mafia tanah periode 2020-2022 telah merugikan negara lebih dari Rp1,4 triliun.
Setidaknya, ada 10 Kejaksaan Tinggi (Kejati) yang menangani kasus korupsi mafia tanah melalui Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus).
Berdasarkan keterangan Puspenkum Kejagung, korupsi pengelolaan aset pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berupa tanah seluas 30 hektare, menjadi kasus dengan kerugian tertinggi, yakni Rp1,3 triliun.
Adapun perkara tersebut ditangani oleh Kejati Nusa Tenggara Timur. "Saat ini, tahapan penanganan menunggu putusan kasasi, perkara terbukti di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi," jelas Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, Selasa (14/6).
Baca juga: Kejagung Tegaskan tidak Ada Persaingan dalam Berantas Mafia Tanah
Sementara itu, Bidang Pidsus Kejati Gorontolo menangani perkara korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan jalan lingkar luar Gorontalo. Ketut mengungkapkan kerugian keuangan negara dalam kasus itu mencapai Rp43,35 miliar.
Pihak Kejaksaan telah menjebloskan Asri Wahyuni Banteng selaku KPA Biro Pemprov Gorontalo ke dalam penjara. Kejati Sulawesi Selatan mengusut kasus penyalahgunaan kewenangan dalam penerbitan sertifikat Kawasan Hutan Mapongka, Kabupaten Tana Toraja, yang diduga merugikan negara Rp9,59 miliar.
Kasus tersebut masih bergulir di persidangan dengan menyeret dua terdakwa, yakni Mendo Allo Rante selaku Kepala Seksi Pengadaan Tanah Tana Toraja dan Allo selaku Kepala Seksi Pengukuran dan Pendaftaran BPN Tana Toraja.
Baca juga: Dua Kasus Dugaan Mafia Tanah Dilaporkan ke KPK
Terdapat dua kasus korupsi yang ditangani Kejati Maluku. Perkara pertama terkait korupsi pengadaan tanah untuk pembangunanan PLTMG di Kabupaten Buru, dengan kerugian Rp6,1 miliar.
Sementara kasus kedua, pengadaan tanah negeri Tawiri untuk pembangunan Dermaga Lantaran XI Maluku, yang merugikan negara Rp3,2 miliar. Di wilayah DI Yogyakarta, Kejati setempat mengusut perkara korupsi pengadaan tanah oleh UPT BPMRP Yogyakarta pada Kemendikbudristek periode 2013.
"Nilai kerugian sebesar Rp5,64 miliar dengan tersangka berinisial NA dan AR," imbuh Ketut.
Berikutnya, kasus korupsi penyimpangan pembayaran pembelian tanah untuk pembangunan gudang Bulog di Kabupaten Grobogan ditangani Kejati Jawa Tengah. Berdasarkan audit BPKP Provinsi Jawa Tengah, kasus tersebut merugikan negara Rp4,99 miliar.
Baca juga: Digugat Mafia Tanah, Warga Prabumulih Minta Tolong Presiden
Empat Kejati lain yang menangani korupsi terkait mafia tanah adalah Kejati Sumatera Barat, Kejati DKI Jakarta, dan Kejati Barat dan Kejati Sulawesi Tengah.
Menurutnya, Kejati Sumatera Barat menangani kasus korupsi pembayaran ganti rugi pembebasan tanah untuk jalan tol di lahan taman keanekaragaman hayati milik Pemkab Padang. Sedangkan, Kejati DKI mengusut mafia tanah aset milik Pertamina di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, sejak 1973.
Lalu, Kejati Sulawesi Barat menangani korupsi penerbitan sertifikat pada pembangunan SPBU di kawasan hutan wilayah Kabupaten Mamuju. Sedangkan Kejati Sulawesi Tengah mengusut kasus korupsi pengadaan tanah pada Bagian Pemerintahan Umum Sekd Kabupaten Prigi Moutong peiode 2015-2016.
"Dengan tersangka AR, ZA dan RA yang merugikan keuangan negara sebesar Rp4,14 miliar. Dalam perkara itu telah terdapat pengembalian kerugian negara sejumlah Rp2 miliar," tandasnya.(OL-11)
Berdasarkan asas Lex Favor Reo, jika terjadi perubahan perundang-undangan, maka aturan yang diberlakukan adalah yang paling menguntungkan bagi terdakwa.
Kejaksaan Agung memastikan kasus dugaan korupsi eks Gubernur Sumatra Selatan, Alex Noerdin, gugur demi hukum setelah wafat.
Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Alhabsyi, menekankan pentingnya mengejar aktor intelektual di balik penyelundupan 2 ton narkoba Kapal Sea Dragon.
Terdakwa Riva Siahaan mempertanyakan penggunaan bottom price dan metodologi perhitungan kerugian negara dalam pledoinya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
Kejagung mendalami dugaan korupsi ekspor CPO dan turunannya. Lebih dari 30 saksi diperiksa dan 11 tersangka telah ditahan selama 20 hari.
Tiga terdakwa dalam kasus dugaan perintangan penegakan hukum terkait tiga perkara korupsi dituntut hukuman penjara antara 8 hingga 10 tahun.
Kasus guru honorer SDN Brabe 1, Mohammad Hisabul Huda, dihentikan melalui restorative justice setelah mengembalikan Rp118 juta.
Kementerian PPPA memastikan koordinasi dengan dinas setempat dan kepolisian terkait kasus anak meninggal dunia diduga akibat kekerasan oknum Brimob di Kota Tual, Maluku.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Diketahui, dalam proses penyelidikan penyidik telah memeriksa pelapor dan saksi dari pelapor. Kemudian, memeriksa ahli. Total ada enam laporan masuk terhadap Pandji di Polda Metro Jaya.
Dari lima laporan yang masuk salah satu di antaranya dilayangkan oleh Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus Aliansi Pemuda Muhammadiyahh, Rizki Abdul Rahman Wahid.
Total, sudah ada tiga Kajari dijemput untuk diperiksa Kejagung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved