Senin 06 Juni 2022, 21:47 WIB

Kehadiran Projo di Silatnas KIB Tak Ada Kaitannya dengan Ganjar

Mediaindonesia | Politik dan Hukum
Kehadiran Projo di Silatnas KIB Tak Ada Kaitannya dengan Ganjar

MI/Susanto
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily

 

RELAWAN Pro Jokowi (Projo) menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Partai Golkar menegaskan kehadiran Projo tak ada kaitannya dengan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

"Ini tidak ada kaitannya dengan Ganjar sama sekali," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini.

Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu menyampaikan Projo diundang menghadiri Silatnas KIB. Undangan disampaikan untuk menunjukkan komitmen KIB mendukung dan mengawal pemerintahan Jokowi hingga 2024.

"Jadi, kami mengundang Projo ini adalah bagian dari upaya kita untuk menegaskan bahwa kami saat ini masih berada dalam koalisi pemerintahan yang mendukung Presiden Jokowi sampai 2024 dan itu tidak ada kaitannya dengan soal pencapresan di tahun 2024," ungkap dia.

Baca juga: SBY Temui Surya Paloh, Nasdem: Ada Pembicaraan Jelang Pilpres 2024

Wakil Ketua Komisi VIII itu juga menyampaikan KIB tak ingin terburu-buru dalam menentukan sosok capres. Mereka mengikuti arahan Presiden Jokowi.

"Presiden Jokowi sendiri kan sudah menyampaikan bahwa soal capres kan ojo kesusu. Kalau bahasa Pak Airlangga (Ketum Golkar) karena beliau juga punya darah Sunda, ulah gagancangan," ujar dia.(OL-4)

Baca Juga

Setpres.

Seskab: Presiden Sudah Kantongi Nama Menpan RB

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:35 WIB
Presiden Joko Widodo, sambungnya, sudah mengantongi nama-nama yang sudah...
Biro Pers Setpres

Keberhasilan Jokowi Rawat Kebinekaan Ciptakan Kondusivitas Nasional

👤Mediaindonesia 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:28 WIB
Saiful menilai, keberhasilan Jokowi merawat kebinekaan tak lepas dari sinergi yang dibangun dengan semua elemen...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Mahfud Sebut Tersangka Kasus Brigadir J Sudah 3 Orang

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:25 WIB
"Tersangkanya sudah tiga dan tiga itu bisa berkembang. Pasalnya itu 338, 340. Yang baru ya pembunuhan berencana. Nanti itu akan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya