Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL survey Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dipaparkan Jumat (3/6) menyimpan fenomena politik menarik.
Fenomena menarik tersebut karena penggerusan dukungan pemilih Presiden Joko Widodo terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden menurun dalam satu tahun terakhir.
Sebaliknya, dukungan pemilih Jokowi terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto trennya terus naik.
"Ini tentu fenomena menarik karena terjadi penggerusan dukungan pemilih Presiden Jokowi dari Ganjar bergeser ke Prabowo yang trennya terus meningkat," kata pengamat politik Arif Nurul Imam, Minggu.
Dikatakan Arif, SMRC menyebutkan terjadi rivalitas perebutan dukungan pemilih Jokowi yang meski elektabilitas Ganjar masih unggul, namun terus merosot. Selama kurun Desember-Maret, Prabowo naik 4 persen sementara Ganjar turun 4 persen.
"Trend ini bisa dibaca bahwa persepsi pemilih pendukung Pak Jokowi mulai berpaling dari Ganjar ke Prabowo," ujarnya.
Kemesraan Prabowo dengan Presiden Jokowi, kata Arif, boleh jadi membuat pemilih berpaling dan mendukung Menteri Pertahanan tersebut Selain kemarin Lebaran sowan Jokowi, kehadiran Gibran ke Hambalang belajar naik kuda bersama Prabowo makin menguatkan kesan pada publik bahwa Prabowo memang dekat dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Di sisi lain, lanjutnya, Ganjar Pranowo juga kena kritik bertubi-tubi dari elite PDIP yang menganggap kerjanya hanya pencitraan dan bermain medsos.
"Jadi wajar kalau trend pemilih pendukung Jokowi berpaling dari Ganjar dan kemudian akan mendukung Prabowo. Ini boleh jadi karena persepsi pemilih Jokowi menganggap Prabowo mampu menerjemahkan visi Jokowi serta kinerja sebagai Menhan dinilai baik," pungkasnya.
Prabowo dan Ganjar memang kerap berada di posisi teratas dalam berbagai jajak pendapat lembaga survei terkait Pilpres 2024. Namun belakangan, SMRC mencatat pemilih Jokowi-Ma'ruf banyak yang memutuskan beralih mendukung Menhan Prabowo di Pilpres 2024. (Ant/OL-8)
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
PERNYATAAN Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi mengenai wacana revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK menuai kritik dan terkesan cuci tangan oleh ICW
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Abdullah mengaku tidak sepakat dengan pernyataan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi soal revisi UU KPK
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved