Rabu 18 Mei 2022, 11:36 WIB

Wacana Terdakwa tidak Gunakan Atribut Keagamaan Saat Persidangan Diminta Segera Direalisasikan

Anggi Tondi Martaon | Politik dan Hukum
Wacana Terdakwa tidak Gunakan Atribut Keagamaan Saat Persidangan Diminta Segera Direalisasikan

ANTARA/ Reno Esnir
Terdakwa kasus penerimaan suap dari Djoko Tjandra terkait pengurusan fatwa MA, Pinangki Sirna Malasari.

 

IMBAUAN Jaksa Agung ST Burhanuddin agar jaksa penuntut umum (JPU) tidak menghadirkan terdakwa ke ruangan sidang dengan atribut keagamaan yang tidak digunakan sebelumnya didukung. Wacana tersebut diminta segera direalisasikan.

"Karenanya, segera diterbitkan peraturan Jaksa Agung soal larangan atribut keagamaan bagi terdakwa," kata anggota Komisi III DPR Nasir Djamil saat dihubungi, Rabu (18/5).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengaku heran dengan para terdakwa yang menggunakan atribut agama selama menjalani proses persidangan. Langkah tersebut dinilai menjadi citra buruk bagi agama tersebut.

"Tentu saja, atribut ini menyudutkan umat islam," ungkap dia.

Baca juga: Jaksa Agung Minta Terdakwa tak Gunakan Atribut Keagamaan di Ruang Sidang

Dia menduga penggunaan atribut keagamaan tersebut untuk kepentingan tertentu. Seperti, upaya pencitraan dan terlihat sudah insaf dari pelanggaran hukum yang dilakukan. 

"Seolah-olah sudah bertobat dari kejahatan yang dilakukan oleh terdakwa tersebut," ujar dia.

Sebelumnya, Burhanuddin telah melarang anak buahnya untuk memfasilitasi terdakwa dengan atribut keagamaan seperti baju koko dan peci. Hal tersebut dibeberkan dalam YouTube supaya tindakan itu tidak merusak citra agama tertentu.

Salah satu contoh yang mengenakan atribut keagamaan di ruang sidang adalah bekas jaksa Pinangki Sirna Malasari. Terdakwa kasus suap, tindak pidana pencucian uang, dan permufkatan jahat terkait buronan kasus cessie Bank Bali Joko Tjandra.

Saat ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani pemeriksaan penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khsusu (JAM-Pidsus) Kejagung, Pinangki belum mengenakan hijab. (OL-1)

Baca Juga

dok pribadi

PBNU Peringatkan Komentar Picisan dalam Kasus Mardani H Maming

👤Henri Siagian 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:20 WIB
"Pengalihan izin usaha pertambangan (IUP) terjadi lebih dari 10 tahun lalu dan bahkan saat itu Ketum PBNU Gus Yahya belum mengenal...
Ist/BPN Provinsi Kaltim

Komitmen Kanwil BPN Provinsi Kaltim Dukung Pembangunan IKN Nusantara

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:08 WIB
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Timur memiliki peran penting dalam proses pembangunan IKN...
Dok PPP

Kader Murni PPP Harus Mampu Bangun Lini Masa yang Setia dan Militan

👤Media Indonesia 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 22:55 WIB
PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) terus menggerakkan mesin partai untuk menatap tahun politik di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya