Rabu 06 April 2022, 17:53 WIB

Jaksa KPK yang Selingkuh Dikembalikan ke Kejagung, Jaksa Agung : Tanggung Jawab KPK 

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Jaksa KPK yang Selingkuh Dikembalikan ke Kejagung, Jaksa Agung : Tanggung Jawab KPK 

Antara/Muhamamd Adimaja
Jaksa Agung ST Burhanuddin

 

JAKSA Agung Sanitiar Burhanuddin buka suara mengenai pemberitaan di media massa ihwal dikembalikannya jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang selingkuh ke institusi Kejaksaan Agung. 

Melalui keterangan tertulis yang disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana, Burhanuddin menyiratkan pembinaan jaksa KPK tersebut sebagai tanggung jawab KPK. 

"Jaksa atau pegawai Kejaksaan RI yang dikaryakan/ditugaskan di berbagi instansi pemerintah dan BUMN adalah menjadi tanggung jawab pembinaan dan pengawasan pada lembaga tersebut," kata Burhanuddin melalui Ketut, Rabu (6/4). 

"Yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kapasitas sumber daya manusia jaksa," sambungnya. 

Baca juga : DPR Kritisi Tranparansi KY dan Kesejahteraan Hakim

Buhranuddin juga mengatakan, pihaknya akan melakukan penelitian terlebih dahulu atas putusan Dewan Pengawas/Inspektorat yang dijatuhkan mengenai perbuatan tercela jaksa. 

Jika putusan tersebut hanya mengembalikan jaksa yang bersangkutan, Kejaksaan, sambungnya, wajib melakukan pemeriksaan yang akan dilakukan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (JAM-Bin). 

Sebelumnya, anggota Dewan Pengawas KPK Syamsudin Haris menyebut jaksa KPK berinisial DWLS saat ini sedang dalam proses penarikan oleh Kejagung. Dewas memvonis DWLS melanggar etik karena berselingkuh. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Johanis Tanak Terpilih jadi Pengganti Lili Pintauli

👤Sri Utami 🕔Rabu 28 September 2022, 19:24 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir mengatakan Johanis mendapatkan suara terbanyak yakni 38 suara sedangkan I Nyoman Wara hanya...
MI/Susanto

KPU: Baru 13 Parpol yang Telah Perbaiki Verifikasi Administrasi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 28 September 2022, 18:55 WIB
Komisioner KPU RI Idham Holik menerangkan 13 parpol tersebut, yakni PPP, PKB, PDIP, NasDem, Demokrat, PAN, Gerindra, PSI, Golkar, Perindo,...
MI/M IRFAN

Politisi Golkar Jelaskan Maksud 'Lapor Bohir" Usai Pemilihan Komisioner KPK

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Rabu 28 September 2022, 18:37 WIB
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar itu menyampaikan seluruh anggota DPR merupakan petugas partai. Partai harus mengetahui berbagai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya