Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PILIHAN Presiden Joko Widodo yang menunjuk Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN dinilai tepat oleh anggota Komisi II DPR Luqman Hakim. Presiden Joko Widodo disebut telah memertimbangkan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki Bambang yang sesuai dengan tahapan awal pemindahan ibu kota negara (IKN).
"Sudah tepat. Presiden pasti sudah memertimbangkan banyak hal dan itu sesuai dengan kebutuhan tahapan IKN," ujarnya, Kamis (10/3).
Luqman juga menuturkan Bambang Susantono harus segera fokus bekerja membangun IKN. Hal ini sesuai dengan karakter Presiden Joko Widodo yang langsung segera bekerja.
"Kepala otorita yang nanti dilantik pasti harus segera bekerja. Itu yang memang jadi keinginan presiden," imbuhnya.
Baca juga: Sore Ini, Presiden Lantik Kepala dan Wakil Otorita IKN
Luqman berharap tidak ada lagi perdebatan yang mempermasalahkan penunjukan Bambang.
"Sejak awal presiden sudah menegaskan pembangunan IKN itu untuk nasional, untuk semua masyarakat kita jadi bukan pembangunan daerah saja. Jadi yang dipilih adalah orang yang memang memiliki kemampuan itu bukan atas dasar kedaerahan," tukasnya.
Sesuai jadwal Bambang Susantono akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo hari ini sekitar pukul 15.00 WIB.(OL-5)
Pemerintah saat ini melalui Badan Otoritaria mencoba fokus untuk menyelesaikan kendala dalam pembangunan IKN agar tetap sesuai targetnya.
Presiden Joko Widodo secara resmi menunjuk Bambang Susantono sebagai utusan khusus untuk kerja sama internasional dalam proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menegaskan tidak pernah menyebut eks Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono tak becus.
Publik harus tahu soal mundurnya Bambang dan Dhony. Sehingga, tidak ada spekulasi yang terlalu jauh.
Ketua DPR RI Puan Maharani berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan yang transparan mengenai alasan pengunduran diri Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe dari jabatannya
Dengan adanya pergantian dua pemimpin OIKN yang baru, dinilai akan membutuhkan waktu lebih lama lagi dalam menjalankan pembangunan IKN.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved