Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melalui Ketua Umum
DPP GMNI, Imanuel Cahyadi, mengumumkan pembentukan Cabang Khusus Luar
Negeri Australia.
Pembentukan Cabang Khusus Luar Negeri ini secara resmi ditandai dengan penyerahan SK Pembentukan Cabang Khusus oleh Ketua Umum DPP GMNI kepada Ketua Cabang Khusus Luar Negeri Australia R Puspa Chandra Kusumawardhani.
Dalam keterangan tertulisnya, Imanuel Cahyadi menyampaikan bahwa
pembentukan GMNI Cabang Khusus Luar Negeri ini merupakan perwujudan
tagline Tri Mantap GMNI (Mantap Ideologi, Mantap Kaderisasi, Mantap
Organisasi) yang dicetuskannya saat menjadi Ketua Umum DPP GMNI.
"Ini merupakan salah satu langkah untuk menyebarkan paham dan
pemikiran-pemikiran Soekarno yang diakui oleh dunia internasional. Juga, ini sejalan dengan slogan saya, Tri Mantap GMNI, yang bertujuan untuk mengembangkan ideologi, kaderisasi dan juga organisasi GMNI," ungkap Imanuel.
Ia berharap agar pembentukan Cabang Khusus Australia ini menjadi
model percontohan pembentukan GMNI Cabang Khusus Luar Negeri lainnya.
"Pembentukan Cabang Khusus Luar Negeri Australia ini adalah langkah awal. Saya berharap agar ini dapat menjadi percontohan untuk pembentukan Cabang Khusus Luar Negeri yang lain yang sedang kita persiapkan. Kita ingin agar GMNI dan pemikiran Bung Karno dapat dikenal luas sampai tingkat internasional," ujarnya.
R Puspa Chandra Kusumawardhani, biasa dipanggil Puspa, merupakan
Mahasiswi Monash University, Melbourne. Sebagai penerima mandat menjadi Ketua Cabang Khusus Luar Negeri Australia, ia berpendapat bahwa
pembentukan GMNI Cabang Khusus Luar Negeri Australia merupakan
harapannya bersama teman-temannya yang berkuliah di Australia untuk
menjadi bagian dari GMNI yang berwatak nasionalis.
"Dari kecil, orangtua saya selalu mengajarkan tentang Pancasila
dan nilai-nilai nasionalisme. GMNI adalah rumah bagi kelompok
nasionalis. Oleh karena itu, dengan hadirnya GMNI di luar negeri akan
semakin memperkokoh rasa nasionalisme dan memperkuat nilai-nilai
Pancasila bagi para anak muda yang saat ini sedang menuntut ilmu di luar negeri," tuturnya. (N-2)
Kaum milenial khususnya mahasiswa perlu mengasah kemampuan intelektualitas dalam menghadapi persaingan global yang semakin banyak tantangan.
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Menggunakan model bisnis Business-to-Consumer (B2C), Sumbu Kakao menyasar UMKM kuliner berbasis arang dan rumah tangga.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Puluhan mahasiswa dari Universitas Almuslim turun langsung membantu masyarakat memulihkan sektor pertanian pascabencana banjir Aceh
Albanese menyebutkan keterlibatan "positif" dia dengan Malaysia, pemasok minyak penting bagi Australia, serta dengan kawasan ASEAN yang lebih luas.
Australia dilanda krisis BBM parah akibat konflik Timur Tengah. Lebih dari 500 SPBU kering, warga panic buying, dan harga solar melonjak tajam.
Simak kronologi lengkap krisis BBM Australia 2026. Dari blokade Selat Hormuz hingga aksi panic buying yang menguras stok 500 SPBU nasional.
Lonjakan permintaan yang dipicu aksi panic buying membuat distribusi terganggu.
Pemerintah Australia resmi melarang pemegang paspor Iran masuk untuk tujuan wisata dan kerja. Kebijakan ini dipicu risiko lonjakan permohonan suaka akibat konflik.
Enam pemain dan satu anggota staf pendukung kemudian menerima tawaran suaka di Australia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved