Kamis 27 Januari 2022, 18:45 WIB

Komnas HAM Dalami Kasus Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Komnas HAM Dalami Kasus Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

Yoseph Pencawan
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (kanan) berbicara kepada media seusai melihat langsung kerangkeng manusia di rumah pribadi Bupati Langkat

 

KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menerjunkan tim untuk penyelidikan terkait temuan kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin. Komnas HAM mendalami kasus itu dengan meminta keterangan sejumlah pihak.

"Setelah kemarin kami melihat langsung kerangkeng yang ada dalam perkebunan tersebut di belakang rumah bupati, kami tindaklanjuti dengan meminta keterangan berbagai pihak termasuk saksi, keluarga korban, perangkat infrastruktur di sana, termasuk juga kesehatan dan lain sebagainya, untuk memastikan sebenarnya peristiwa ini apa yang terjadi," kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam, Kamis (27/1).

Choirul Anam menyampaikan tim mendalami potensi terjadinya pelanggaran HAM. Termasuk dugaan kekerasan serta perlakuan tidak manusiawi yang ditengarai terjadi terhadap para penghuni kerangkeng.

"Kami juga menanyakan beberapa hal yang signifikan misalnya apakah di situ terjadi kekerasan atau tidak, apakah di situ terjadi perakuan tidak manusiawi atau tidak, apakah di situ terjadi dinamika-dinamika lain yang potensial terjadi pelanggaran hak asasi manusia," ucapnya.

Baca juga: Kekerasan Seksual pada Anak di Makassar Terjadi Lagi

Komnas HAM belum bisa membeberkan hasil temuan tim dan masih akan terus mendalami. Termasuk juga terkait klaim kerangkeng tersebut sebagai tempat rehabilitasi pengguna narkotika. Komnas juga menyelisik keterkaitan kerangkeng dengan perkebunan kelapa sawit yang dimiliki bupati.

"Semakin lama kasus ini semakin terang benderang bagi kami tinggal mendalami lagi seberapa jauh kerangkeng tersebut dengan dinamika di masyarakat. Seberapa jauh kerangkeng tersebut dinamikanya dengan perusahaan kepala sawit yang dimiliki Pak Bupati,"ujarnya.

Bangunan dengan jeruji besi menyerupai sel di rumah Bupati Langkat itu disebut sudah ada sejak 2012. Tempat itu diklaim sebagai lokasi rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika namun tidak berizin. Sejumlah kalangan menduga kerangkeng itu sebagai bentuk perbudakan modern bagi para pekerja sawit di kebun milik bupati.(OL-4)

Baca Juga

dok.pribadi

Kelompok Milenial Kritisi Kunjungan Rombongan La Nyalla Ke Arab Saudi

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 17 Mei 2022, 10:25 WIB
KUNJUNGAN Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti beserta delegasi DPD RI ke Arab Saudi dinilai sebagai agenda yang tidak...
MI/ADAM DWI

KPK Pastikan akan Panggil Pegawai Alfamidi Ambon Sebagai Tersangka

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 17 Mei 2022, 09:59 WIB
Richard diduga mematok Rp25 juta kepada Amri untuk menyetujui dan menerbitkan dokumen izin...
MI / ADAM DWI

Panggil Boyamin Saiman, KPK Siapkan Sejumlah Bukti

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 17 Mei 2022, 07:00 WIB
Nama Boyamin disebut dalam persidangan kasus dugaan suap yang menjerat Bupati nonaktif Banjarnegara Budhi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya