Kamis 20 Januari 2022, 10:06 WIB

OTT KPK di PN Surabaya Tangkap Hakim, Panitera, dan Pengacara

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
OTT KPK di PN Surabaya Tangkap Hakim, Panitera, dan Pengacara

MI/Susanto
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Rasuna Said, Jakarta

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, Rabu (19/1). Hakim, Panitera, dan seorang pengacara terjaring dalam operasi senyap itu.

"Saat ini, para pihak dimaksud sedang kami periksa untuk memperjelas duduk kasus ini," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui keterangan tertulis, Kamis (20/1).

KPK menduga ada penerimaan suap terkait perkara di Pengadilan Negeri Surabaya dari penangkapan ini. Ghufron belum bisa memerinci konstruksinya karena pemeriksaan belum selesai.

Baca juga: KPK Lakukan OTT di Pengadilan Negeri Surabaya

"Selanjutnya kami akan umumkan setelah selesai pemeriksaan yang kami lakukan," ujar Ghufron.

Sebelumnya, Tim KPK sempat menyambangi Pengadilan Negeri Surabaya pada pagi ini, Kamis (20/1).

"Informasi dari Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, pagi tadi, sekitar pukul 05.00 WIB-05.30 WIB, KPK datang ke kantor PN Surabaya," kata Juru Bicara Mahkamah Agung (MA) Andi Samsan Nganro melalui keterangan tertulis, Kamis (20/1).

Andi mengatakan ada Hakim Itong Isnaeni Hidayat dan Panitera Pengganti Hamdan dalam mobil tim KPK saat tiba di Pengadilan Negeri Surabaya. Andi tidak mengetahui status hukum keduanya. (OL-1)

Baca Juga

Dok MI

27 Kampung di Sangihe Belum Cairkan Dana Desa

👤Ant 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 23:54 WIB
Sedangkan 118 kampung lainnya kata dia telah melakukan pencairan tahap...
dok.ist

Stafsus Wapres Minta Kasus Titan jadi Perhatian Serius Penegak Hukum

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:20 WIB
KASUS penyalahgunaan kredit PT Titan Infra Energy di Bank Mandiri serta sindikasi bank lainnya harus menjadi perhatian serius Aparat...
Dok.MI

Sekjen Gerindra: Ucapan Terima Kasih di Politik Mulai Hilang

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:08 WIB
Dia mengatakan, dalam tradisi politik Indonesia, terimakasih adalah suatu yang langka dan jarang dijumpai sehingga menjadi suatu hal yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya