Rabu 19 Januari 2022, 22:06 WIB

Advokat Dituntut Berintegritas, tak Cari Keuntungan Pribadi 

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Advokat Dituntut Berintegritas, tak Cari Keuntungan Pribadi 

Ilustrasi
Ilustrasi penegakan hukum

 

PROFESI advokat tidak boleh berlandaskan pada materi dan keuntungan pribadi. Kemudian salah satu penegak hukum ini dituntut menjaga integritas dalam menjalankan tugas. 

“Paradigma yang keliru berkembang saat ini, bagaimana advokat yang tergiur dengan kemewahan, padahal advokat yang merupakan profesi terhormat perlu mengedepankan hal-hal moril seperti kejujuran dan ketulusan serta kompetensi yang mumpuni untuk menjadi seorang advokat," papar Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan dalam keterangannya, Rabu (19/1). 

Menurut dia sebelum menjadi advokat senior harus mengikuti pendidikan. Tujuannya supaya nantinya mampu mengedepankan nilai-nilai dasar kehidupan seperti kejujuran serta kompetensi yang berkualitas sebagai advokat. 

Baca juga : Soal Vonis Heru Hidayat, Jaksa Agung: Tidak ada Kata Lain Selain Banding 

Ketua DPC Peradi cabang Jakarta Barat Suhendra Asido Hutabarat menyampaikan, para calon advokat penting mendapatkan pendidikan untuk menjadi pribadi yang andal, berkualitas, professional dan berintegritas. Seluruh calon advokat dituntut memahami konsep dari profesi yang merupakan officium nobile. 

"Di mana profesi yang terhormat ini betul-betul perlu dijunjung oleh setiap pribadi dari calon advokat," pungkasnya. 

Sebanyak 114 calon advokat mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang digelar Universitas Bina Nusantara bersama DPC Peradi Jakarta Barat. (OL-7)

Baca Juga

Dok Metrotv

Kabareskrim Duga Kecil Kemungkinan Ada Pelecehan Seksual Terhadap Istri Irjen Sambo

👤Siti Yona Hukmana 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 09:44 WIB
Agus meragukan adanya pelecehan seksual itu karena para tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan...
MI/MOH IRFAN

Polri Bantah Ada Rekayasa Hasil Autopsi Pertama Brigadir J

👤Siti Yona Hukmana 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 09:38 WIB
Setelah autopsi pertama, polisi mengatakan Brigadir J tewas karena baku tembak. Namun, faktanya tidak ada baku tembak yang menyebabkan...
Ist/DPR

Puan: Publik Menunggu Penuntasan Kasus Penembakan Brigadir J Secara Transparan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 08:37 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani juga mengingatkan agar kasus pembunuhan ini diselesaikan secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya