Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SOSOK Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai cocok untuk memimpin penyelesaian masalah di Papua. Airlangga yang humanis merupakan prototipe pemimpin yang sejalan dengan pendekatan penyelesaian konflik di Papua.
“Karena, yang dibutuhkan (dalam penyelesaian masalah Papua, Red) adalah pendekatan persuasif, humanis, dan dialogis untuk mencapai solusi bersama,” ujar Ketua DPRD Maybrat, Papua Barat, Ferdinando Solossa dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (31/10).
Dikatakan, Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian adalah sosok pemimpin yang humanis, kaya gagasan, berpengalaman, pekerja keras, dan profesional. Dalam memimpin, ujar Ferdinando, Airlangga tidak gaduh.
“Dia pekerja keras yang mengendalikan berbagai konflik dan perpecahan internal Partai Golkar pada awal kepemimpinannya,” kata Ferdinando.
Menurut dia, dengan kerja keras, Airlangga berhasil mempertahankan Partai Golkar berada di papan atas partai politik pada Pemilu 2019. Padahal, sebelumnya banyak kalangan memprediksi suara Partai Golkar bakal anjlok drastis karena didera berbagai kasus hukum sejumlah elitenya yang cukup menggerus elektabilitas partai.
“Jadi, benar juga jika ada yang mengumpamakan Airlangga seperti angsa yang berenang di danau. Tenang. Tidak gaduh, namun dia bekerja keras,” ujarnya.
Terkait solusi masalah Papua, Ferdinando Solossa menegaskan, pendekatan keamanan yang bersifat destruktif, seperti operasi militer, sangat tidak diharapkan. Cara seperti itu justru menimbulkan luka baru bagi masyarakat Papua.
"Saya selaku Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Red) yang berada di daerah Maybrat, Papua Barat, melihat komitmen yang selama ini ditunjukan Pak Airlangga Hartarto untuk masyarakat Papua. Hal itu terutam terkait dengan peningkatan kesejateraan masyarakat Papua, khususnya orang asli Papua,” ujarnya.
Dikatakan, komitmen itu ditunjukan lewat program perekonomian, seperti prakerja, bantuan modal KUR, dan bantuan lainnya. Langkah yang dilakukan Airlangga itu, ujarnya, patut diberi apresiasi.
“Jika Pak Airlangga Hartarto yang memegang komando dari pusat untuk mediasi dan koordinasi dengan warga Papua, saya yakin tangan dingin beliau dapat menemukan solusi untuk kesejahteraan Papua,” tuturnya.
Baca Juga: Rachmat Gobel Kritik APBN Dialokasikan untuk Proyek Kereta Cepat
Dalam catatan Ferdinando, selain sukses memimpin partai besar, Airlangga juga sukses menjalankan amanah sebagai Menteri Perindustrian pada priode pertama Presiden Jokowi. Tak heran jika pada periode kedua pemerintahannya, Presiden Jokowi menempatkan Airlangga pada posisi strategis sebagai Menko Perekonomian.
“Pertimbangan Presiden Jokowi jelas rasional. Latar belakang Airlangga sebagai profesional yang sangat menguasai permasalahan di bidang ekonomi dan arah pembangunan nasional akan sangat membantu Jokowi dalam merumuskan kebijakan strategis,” tuturnya.
Sosok pemimpin yang profesional, kaya gagasan, menguasai masalah, dan berpengalaman adalah modal yang selalu dibutuhkan. Untuk itu, Ferdinando yakin bahwa apa yang sudah dirintis oleh Presiden Jokowi di Papua bisa dilanjutkan oleh Airlangga Hartarto.
“Sebagai kader Partai Golkar di Papua Barat, saya melihat modal kepemimpinan Airlangga Hartanto selalu dibutuhkan, terutama di Papua dan Papua Barat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ferdinando juga mengapresiasi pendekatan kesejahteraan (prosperity approach) untuk Papua yang menjadi komitmen Presiden Jokowi. Hal itu dapat dilihat dari keputusan pemerintah pusat untuk melanjutkan dana Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat.
Pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Papua dan Papua Barat harus menyambut komitmen itu dengan konsep yang terintegrasi dan komprehensif. Pemda Papua dan Papua Barat harus mengevaluasi pelaksanaan otsus selama 20 tahun terakhir, yang dinilai belum berhasil mewujudkan kesejahteraan orang asli Papua (OAP).
“Hambatan tersebut perlu dievaluasi secara holistik untuk pelaksanaan otsus 20 tahun yang akan datang. Di luar itu semua, saya menilai Jokowi dan Airlangga adalah pengayom masyarakat Papua,” ujarnya. (OL-13)
Baca Juga: Generasi Muda Diharapkan Ubah Persepsi Lembaga Legislatif Lebih Baik
INSIDEN penembakan pesawat di area bandara Boven Digoel dinilai menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk segera memperkuat sistem pengamanan bandara, terutama di Papua.
Film anak bergenre musikal-petualangan ini tidak hanya menyuguhkan keindahan visual, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang relasi manusia dengan alam.
Pesawat Smart Air ditembak KKB saat mendarat di Karowai, Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot dan kopilot dilaporkan tewas, sementara kondisi 13 penumpang masih belum dipastikan.
Polri menerjunkan tim ke Boven Digoel, Papua Selatan, untuk menyelidiki penembakan pesawat Smart Air PK-SNR. Operasi Damai Cartenz 2026 dikerahkan ke lokasi.
Pesawat Smart Air PKS-NR ditembak saat mendarat di Bandara Koroway, Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot dan kopilot dilaporkan tewas akibat serangan yang diduga dilakukan KKB.
Pesawat perintis PK-SNR ditembak sesaat setelah mendarat di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel. Dua pilot tewas, penumpang selamat.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Serangan udara AS di ibu kota Venezuela Caracas, penangkapan Presiden Nicolás Maduro, serta pengambilalihan fasilitas energi strategis menandai eskalasi terbuka
Konflik antara Danielle NewJeans dengan agensinya, ADOR, merupakan puncak dari pertikaian panjang yang berakar pada krisis internal manajemen sejak 2024.
Konflik tanah restant merupakan permasalahan lahan yang terjadi di semua kawasan transmigrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved