Senin 25 Oktober 2021, 10:46 WIB

Presiden Lantik Ivan Yustiavandana sebagai Kepala PPATK

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Presiden Lantik Ivan Yustiavandana sebagai Kepala PPATK

Youtube Sekretariat Presiden
Ivan Yustiavandana saat diambil sumpahnya sebagai Ketua PPATK

 

PRESIDEN Joko Widodo melantik Ivan Yustiavandana sebagai Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/10).

Sesuai Keputusan Presiden Nomor 48M Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala PPATK, Ivan akan menduduki jabatan tersebut hingga 2026.

Yang bersangkutan juga akan memperoleh hak keuangan dan fasilitas sesuai peraturan perundangan.

Baca juga: Jokowi Harus Tunjukan Posisi Indonesia di Asia Tenggara

"Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya untuk menjadi Kepala PPATK, secara langsung atau tidak langsung, dengan dalih apapun, tidak akan menjanjikan sesuatu kepada siapapun. Saya bersumpah bahwa saya dalam jabatan ini tidak akan menerima secara langsung atau tidak langsung dari siapapun juga sesuatu janji atau pemberian dalam bentuk apapun. Saya bersumpah akan merahasiakan kepada siapapun hal-hal yang wajib dirahasiakan. Saya bersumpah bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewenangan dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab. Saya bersumpah akan setia kepada negara, konstitusi dan peraturan perundangan yang berlaku," ikrar Ivan di depan kepala negara.

Ivan sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Pemberantasan PPATK sejak Agustus 2020.

Kala itu, ia bertugas untuk melakukan control quality atas hasil analisis dan pemeriksaan PPATK serta memastikan target penyelesaian berjalan sesuai dengan rencana. (OL-1)

Baca Juga

MI/ Moh Irfan

Desakan Junimart Agar Ormas Pembuat Onar Dibubarkan Tuai Polemik Hingga Daerah

👤Supardji Rasban 🕔Sabtu 27 November 2021, 11:03 WIB
PP Kabupaten Brebes menuding pernyataan itu melukai dan mencederai demokrasi yang dibangun bangsa...
Thinkstock

Ayo Sadari Bahaya Femisida di Indonesia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 09:30 WIB
Femisida banyak dipahami sebagai pembunuhan yang menargetkan satu atau lebih perempuan hanya karena jenis kelamin/gender...
DOK DPR RI

Komisi VII Himpun Data Produksi Gula dalam Negeri

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 08:06 WIB
Komisi VII DPR RI menilai perlu ada ketentuan batas minimal penggunaan bahan baku raw sugar produk dalam negeri untuk memproduksi gula...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya