Jumat 08 Oktober 2021, 20:28 WIB

KPK: Mantan Dirut Sarana Jaya Segera Diadili

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
KPK: Mantan Dirut Sarana Jaya Segera Diadili

MI/Susanto
Tersangka mantan Dirut Sarana Jaya Yoory Pinontoan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan ke pengadilan. 

Adapun Yoory bakal menjalani persidangan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Munjul di Jakarta Timur. "Jaksa KPK Eko Wahyu Prayitno telah melimpahkan berkas perkara terdakwa Yoory ke Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," jelas Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (8/10).

Yoory dikenai dakwaan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tipikir juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. Penahanan Yoory menjadi kewenangan pengadilan. Saat ini, tim jaksa KPK menunggu jadwal sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan.

Baca juga: Anies Harap Pemeriksaan di KPK Bantu Pengusutan Kasus Munjul

"Tim jaksa selanjutnya menunggu penetapan penunjukan majelis hakim, penetapan penahanan dan penetapan hari sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan," imbuh Ali.

Lembaga antirasuah pun sudah menyelesaikan penyidikan empat tersangka lain dalam kasus tersebut. Berkas perkara mereka juga telah dilimpahkan ke penuntutan. 

Empat tersangka yang selesai penyidikannya, yakni Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian, Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene, Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur Rudy Hartono Iskandar dan tersangka korporasi PT Adonara Propertindo.

Baca juga: Pesan KPK ke Kemendag, Perbaiki Sistem untuk Tutup Celah Korupsi

Dalam waktu 14 hari, tim jaksa KPK akan menyusun surat dakwaan dan melimpahkannya ke pengadilan. Rencananya, persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta. "Tim jaksa diberikan waktu untuk menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkara ke pengadilan," pungkasnya.

Menyoroti kasus yang menjerat Yoory, KPK menduga proses pembelian tanah di Munjul oleh Sarana Jaya telah menyalahi aturan. Akibatnya, pengadaan tanah oleh perusahaan pelat merah DKI itu ditaksir merugikan keuangan negara Rp152,5 miliar.(OL-11)

Baca Juga

MI/ Susanto

Direktur Kementerian Pertahanan Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Satelit

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:52 WIB
Laksma TNI SD diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123°...
Antara

Kejagung Periksa Auditor Bea Cukai Terkait Korupsi Fasilitas Kawasan Berikat

👤Ant 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:31 WIB
Kelima saksi yang diperiksa yakni TS, FI, TJY, S, dan...
Dok Kejagung

Intervensi Lin Che Wei Terkait Kebijakan Ekspor CPO di Kemendag Sejak Januari 2022

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:24 WIB
Lin Che Wei tak ada di struktur formal Kemendag. Namun, punya peran kuat untuk mengatur...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya