Kamis 30 September 2021, 13:16 WIB

Peryataan Mahfud MD Soal Koflik PD Langgar Etika Pejabat Negara

Muhamad Fauzi | Politik dan Hukum
Peryataan Mahfud MD Soal Koflik PD Langgar Etika Pejabat Negara

dok.mi
Hencky Luntungan Pendiri Partai Demokrat No. 45

 

PENDIRI Partai Demokrat No 45, Hencky Luntungan menyayangkan pernyataan Menko Polhukam Prof. Mahfud MD, yang mengungkapkan arahan Presiden Jokowi agar tidak mengesahkan KLB Partai Demokrat Moeldoko.

"Tidak sepantasnya Prof. Mahfud menyampaikan hasil pembicaraan tertutup antara Presiden, Menkopolhukam dan Menkumham. Itukan sifatnya sangat rahasia, kenapa diumbar ke publik," sesal pendiri Partai Demokrat No.45 Hencky Luntungan, dalam pesan whatsappnya kepada mediaindonesia.com, Kamis (30/9)

Menurut Hencky, pernyataan Mahfud MD yang menyebutkan Arahan Jokowi soal KLB Moeldoko yang dipublikasi detik.com, tidak etis dan bisa dibilang penghianat. Sebab etika sebagai pejabat negara dilanggar.

"Kenapa disebut penghianat, karena Hasil Rapat terbatas bukan lah Konsumsi publik. Jika itu disebarkan tanpa persetujuan pihak terkait, maka, Bapak Menko Polhukam ex officio telah melanggar etika sebagai seorang pembantu Presiden dan sebagai pejabat negara," ujar Hencky.

Baca Juga: Yusril Dituding Bela Kubu Moeldoko karena AHY Tak Mampu Bayar ...

Hencky menilai, narasi Prof. Mahfud secara politik mungkin disengaja. Tujuanya, Agar dipecat dan bisa membuat playing victim untuk maju di 2024. Mungkin akan digandeng Partai Demokrat dan PKS.

Namun yang pasti, jelas dia, narasi Menkopolhukam Prof.Mahfud terkait konflik Partai Demokrat kubu Moeldoko vs AHY/SBY melanggar etika sebagai pejabat negara dan pembantu presiden. Jadi wajar kalau sebaiknya Prof. Mahfud mundur dari kabinet.

"Sekalian aja jadi pengacara kubu AHY/SBY," tegasnya.

Bagi pendiri Partai Demokrat, jelas Hencky, menang atau kalah di pengadilan tidak teralalu dipusingkan. Terpenting adalah sejarah harus tegak tanpa manipulasi. "SBY itu bukan pendiri PD tapi membegal dengan mendaftarkan diam-diam ke Dirjen HAKI sebagai properti pribadi. Kami akan buktikan di pengadilan," tandas Hencky. (OL-13)

 

Baca Juga

Dok. Istimewa

Kiai Muda Suarakan Penguatan Solidaritas NU

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 16:11 WIB
NU saat ini menghadapi tantangan solidaritas...
Antara

Langkah Kejagung Tuntaskan Kasus Indosat Dapat Dukungan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 15:13 WIB
Dengan Indosat membayar uang pengganti ke negara dan mengoperasikan IM2, justru akan membantu Indosat untuk dapat mengembalikan uang...
ANTARA FOTO/Reno Esnir

Ditegur Jokowi, Polri Imbau Ormas Taati Peraturan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 05 Desember 2021, 13:19 WIB
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono meminta ormas agar tidak membuat keributan serta tidak melanggar aturan atau hukum yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya