Rabu 22 September 2021, 12:39 WIB

Penyidik Polri Periksa Napoleon Hingga Malam Hari Terkait Penganiayaan Muhammad Kece

Hilda Julaika | Politik dan Hukum
Penyidik Polri Periksa Napoleon Hingga Malam Hari Terkait Penganiayaan Muhammad Kece

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Irjen Napoleon Bonaparte

 

PENYIDIK Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap Irjen Napoleon Bonaparte terkait kasus dugaan penganiayaan atau kekerasan terhadap Muhammad Kece.

Pemeriksaan Napoleon dilakukan pada Selasa (21/9). Mantan Kadiv Hubinter tersebut diperiksa sejak siang hingga malam hari, pukul 23.00 WIB.

"Sudah rampung (pemeriksaan Napoleon) tadi malam pukul 23.00 WIB," kata Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (22/9).

Baca juga: Sikapi Kasus Bonaparte, Pemerintah Diminta Take Down Semua Konten Sosmed M Kace

Kendati demikian, Andi belum bisa menjelaskan hal-hal yang didalami dalam proses pemeriksaan tersebut. Termasuk seputar berapa banyak pertanyaan yang dicecar ke Napoleon.

Andi sebelumnya menjelaskan pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan beberapa saksi sebelum melakukan gelar perkara untuk menaikan status hukum atau penetapan tersangka dalam perkara itu.

"Masih ada beberapa saksi yang akan diperiksa sebelum gelar penetapan tersangka. Tapi dalam minggu ini," ujar Andi.

Seperti diketahui, tersangka kasus dugaan UU ITE dan penodaan agama Muhamad Kosman alias Muhammad Kece diduga dianiaya oleh eks Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte.

Kece pun telah melakukan pelaporan terhadap penganiayaan tersebut. Laporan itu terdaftar dengan Nomor 0510/VIII/2021/Bareskrim pada 26 Agustus 2021.

Akhir-akhir ini pun beredar kabar jika Kece tidak hanya dianiaya secara fisik lewat pukulan namun juga dilumuri oleh kotoran manusia. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Ini Isi Telegram Kapolri Tindak Tegas Anggota yang Berbuat Kekerasan

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:18 WIB
Ada 11 perintah Kapolri terhadap para Kapolda. Salah satunya menindak tegas anggota yang kedapatan melakukan tindakan represif terhadap...
MI/Susanto

Waspadai Pemerasan Berkedok Surat Kabar Berlogo Mirip KPK

👤Mediaindonesia 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:10 WIB
Ali mengatakan KPK menerima informasi mengenai beredarnya surat kabar berlogo menyerupai logo KPK yang digunakan untuk melakukan pemerasan...
MI/Susanto

KPU Berharap Tahapan Pemilu dan Pilkada 2024 tak Beririsan

👤Mediaindonesia 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:52 WIB
Beban kerja penyelenggara pemilu dan pilkada juga tidak menumpuk, dan tidak terlalu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya