Rabu 15 September 2021, 21:11 WIB

Hersubeno Arief Dilaporkan Karena Dianggap Sebar Hoaks Megawati Sakit

Mediaindonesia | Politik dan Hukum
Hersubeno Arief Dilaporkan Karena Dianggap Sebar Hoaks Megawati Sakit

MI/PANCA SYURKANI
Hersubeno Arief

 

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan DKI Jakarta melaporkan YouTuber Hersubeno Arief ke Polda Metro Jaya atas  dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks soal Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit.

"Soal ramai kabar hoaks Ibu Megawati Soekarno Putri mengalami sakit, hari ini kami resmi melaporkan ke Polisi agar Kepolisian bisa melaksanakan dan bekerja secara profesional," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan  DKI Jakarta, Ronny Talapesi, di Polda Metro Jaya, Jakarta, hari ini.

Ronny Talapesi turut menyertakan sejumlah barang bukti dalam laporannya, antara lain, tangkapan layar akun YouTube milik Hersubeno Arief serta tangkapan layar media online dan video dalam bentuk flashdisk.  Ronny juga menyebut, pernyataan Hersubeno Arief di media sosial bisa menimbulkan dampak tidak baik.

Baca juga: Kejaksaan Klaim Kinerja Usut Korupsi lebih Jago Ketimbang KPK dan Polri

"Apa yang disampaikan oleh saudara terlapor bahwa dia mendapatkan informasi dari seorang dokter, menyebutkan bahwa 1000 persen valid Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri sakit.  Ini sangat berbahaya. Ini bsa menimbulkan hal hal tidak baik, makanya kita laporkan ke Polisi, sesuai jalur hukum," tambahnya

Adapun pasal yang dipersangkakan dalam laporan terhadap Hersubeno Arief yakni Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat A UU ITE dan juga Pasal 14 atau 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Laporan Ronny diterima oleh pihak Kepolisian dan terdaftar dengan Nomor: LP/B/4565/IX/2021/SPKT/Polda Metro Jaya, tanggal 15 September 2021.

Sebelumnya, anggota DPR RI Henry Yosodiningrat melaporkan dua akun media sosial ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks soal Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kemarin memang ada laporan Pak Henry Yosodiningrat ke Polda Metro Jaya tentang pencemaran nama baik dan juga penyebaran berita bohong melalui media elektronik.  Ada dua akun sebagai terlapor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Selasa.

Adapun akun yang dilaporkan Henry Yosodiningrat, yakni akun Youtube "Mahakarya Cendana" dan akun TikTok "Jatim070881".

Yusri mengatakan, saat ini penyidik Kepolisian sedang mempelajari laporan tersebut dan segera akan mengundang Henry untuk klarifikasi terkait laporannya.

Laporan Henry terhadap kedua akun tersebut telah diterima dan terdaftar dengan Nomor Laporan: LP/B/4518/IX/SPKT/Polda Metro Jaya.(OL-4)

Baca Juga

Dok. Kemenag

Tokoh Agama Terbitkan Deklarasi Agama-Agama untuk Indonesia yang Adil dan Damai 

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 22:13 WIB
“Kehidupan beragama yang sehat, harmonis dan rukun adalah modal sosial yang dibutuhkan dalam proses pembangunan...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Pengamat Nilai Kisruh dalam Partai Politik Hal Memalukan

👤Media Indonesia 🕔Senin 27 September 2021, 20:35 WIB
Serangan ke arah pribadi itu sangat memalukan dan seolah ingin membatasi Yusril sebagai kuasa...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Bank Panin Menyuap Rp25 Miliar untuk Pengurangan Pajak Rp600 Miliar

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 27 September 2021, 20:35 WIB
Bank Panin hanya membayar pajak Rp300 miliar dengan memberi uang pelicin Rp25 miliar setelah mengetahui total pokok pajak yang mencapai...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Porsi Terbesar Operasi untuk Edukasi

Protokol kesehatan pun menjadi fokus Operasi Patuh Jaya 2021

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya