Rabu 15 September 2021, 18:18 WIB

Kekayaan Menteri Agama Naik 10 Kali Lipat Lebih

Mohamad Farhan Zhuhri | Politik dan Hukum
Kekayaan Menteri Agama Naik 10 Kali Lipat Lebih

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

 

KEKAYAAN Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertambah sepuluh kali lipat sejak dirinya menjabat di Kabinet Indonesia Maju. Sebelumnya, kekayaan Gus Yaqut sapaan akrabnya mencatatkan kekayaan Rp 936 juta, dan kini menjadi Rp11,15 miliar.

Peningkatan kekayaan Gus Yaqut terlihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN). Pada LHKPN 2020, Yaqut melaporkan nilai kekayaannya mencapai Rp11,2 miliar. Nilai itu naik sebesar 1092 persen dari laporan kekayaan yang ia lakukan terakhir pada 2018. Saat itu kala dirinya menjadi anggota DPR-RI Komisi II melaporkan nilai kekayaannya sebesar Rp 936,4 juta.

Saat itu, Gus Yaqut hanya memiliki satu bidang tanah dengan nilai Rp882 juta. Saat ini menurut laporan elhkpn.kpk.go.id, harta kekayaan Gus Yaqut terdiri atas 6 tanah dan bangunan, Nilainya mencapai Rp9.320.500.000.

Baca juga: KPK Umumkan Pegawai yang Tidak Lolos TWK Berhenti 30 September

Gus Yaqut memiliki mobil Mazda CX-5 Minimus dengan nilai Rp290 juta dan mobil Mercedes Benz Sedan dengan nilai Rp980 juta. Sementara untuk harta bergerak lainnya, sebesar Rp220.754.500 dan Kas dengan nilai Rp 646.839.139. Dengan demikian, total harta kekayaan Gus Yaqut sebesar Rp11.158.093.639.

Kewajiban Penyelenggara Negara untuk melaporkan harta kekayaan diatur dalam, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme, Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi; dan Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor: KEP. 07/KPK/02/2005 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pemeriksaan dan Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Berdasarkan ketentuan di atas, maka Penyelenggara Negara berkewajiban untuk, Bersedia diperiksa kekayaannya sebelum, selama dan sesudah menjabat, Melaporkan harta kekayaannya pada saat pertama kali menjabat, mutasi, promosi dan pension, Mengumumkan harta kekayaannya.

Adapun Penyelenggara Negara sebagaimana dimaksud dalam pasal Pasal 2 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999, antara lain adalah Menteri. Dari hasil Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2020, Menteri Agama Republik Indonesia menjadi salah satu Menteri dengan peningkatan paling tinggi dibandingkan yang lain. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA/Muhammad Adimaja

Pengamat Nilai Kisruh dalam Partai Politik Hal Memalukan

👤Media Indonesia 🕔Senin 27 September 2021, 20:35 WIB
Serangan ke arah pribadi itu sangat memalukan dan seolah ingin membatasi Yusril sebagai kuasa...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Bank Panin Menyuap Rp25 Miliar untuk Pengurangan Pajak Rp600 Miliar

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 27 September 2021, 20:35 WIB
Bank Panin hanya membayar pajak Rp300 miliar dengan memberi uang pelicin Rp25 miliar setelah mengetahui total pokok pajak yang mencapai...
Antara/Rivan Awal Lingga

Azis Disebut Berupaya Cari Kenalan Penyidik KPK 

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 27 September 2021, 20:04 WIB
Ia juga mengaku kenal Azis lebih dulu daripada Robin. Itu berkat tugas saat mengawal Azis yang melakukan kunjungan kerja ke Papua dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Meretas Asa Jadi Pusat Ekonomi Syariah

Potensi besar hanya akan tetap menjadi potensi bila tidak ada langkah nyata untuk mewujudkannya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya