Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Presiden Inginkan Pancasila Dibumikan dengan Cara-Cara Kekinian

Dhika Kusuma Winata
18/8/2021 22:27
Presiden Inginkan Pancasila Dibumikan dengan Cara-Cara Kekinian
Presiden Joko Widodo(Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

PRESIDEN Joko Widodo meminta agar nilai-nilai Pancasila dibumikan dalam kehidupan sehari-hari dengan cara-cara baru yang kekinian. Pesan itu disampaikannya kepada para Purnapaskibraka 2021 yang dinobatkan sebagai Duta Pancasila. 

"Kita ingin Pancasila ini menjadi ideologi yang bekerja sehingga harus kita bumikan dalam kehidupan kita sehari-hari, bukan hanya slogan, bukan hanya hafalan, seperti tadi disampaikan oleh Bu Mega (Megawati Soekarnoputri). Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya harus menjadi panduan, harus menjadi inspirasi bagi seluruh anak bangsa dalam karya nyata di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ungkap Presiden memberikan pengarahan di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (18/8). 

Dalam pengarahan Purnapaskibraka 2021 itu, turut hadir Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. 

Presiden mengatakan pemilihan para Purnapaskibraka menjadi Duta Pancasila didasari pentingnya membumikan Pancasila dengan cara-cara baru dan pendekatan yang lebih kekinian sehingga nilai-nilai Pancasila bisa tertanam di kalangan generasi muda. Untuk itu, Presiden mengapresiasi pemilihan para putra-putri terbaik bangsa tersebut sebagai Duta Pancasila. 

"Ini sebuah langkah terobosan karena anggota Paskibraka merupakan putra-putri terbaik, putra-putri pilihan dari seluruh penjuru Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Mendapatkan tugas yang tidak ringan yaitu memperkuat nilai-nilai Pancasila di kalangan anak-anak muda dan yang paling penting juga menjaga agar Pancasila tetap kokoh, sebagai pemersatu bangsa," ujarnya. 

Baca juga : Kemerdekaan Harus Diisi dengan Implementasi Nilai Kebangsaan untuk Kesejahteraan Bersama

Presiden menyampaikan sebagai sebuah negara yang besar, Indonesia memiliki penduduk yang besar, suku yang beragam, hingga bentangan ribuan pulau yang memanjang dari Sabang sampai Merauke. Bangsa Indonesia juga memiliki adat, tradisi, hingga agama yang beragam. Menurut Kepala Negara, semua perbedaan itu dapat disatukan oleh Pancasila. 

"Enggak ada negara yang seberagam kita ini, enggak ada. Siapa yang bisa mempersatukan? Ya ideologi kita," tegasnya. 

Kepala Negara menaruh harapan besar terhadap para Purnapaskibraka sebagai talenta muda yang cakap di berbagai bidang. Hal itu menjadi modal yang harus terus dirawat ke depan untuk menjadi generasi yang merawat persatuan dan membawa perubahan. 

"Saya harapkan Saudara-Saudara nanti bisa menjadi motivator bagi anak-anak muda yang lainnya, berbagi pengalaman, mendorong prestasi, membentuk kesadaran akan nilai-nilai, dan tergerak untuk merajut simpul-simpul persatuan, menjadi pelopor perubahan dan kemajuan yang bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan negara," tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Badan BPIP Yudian Wahyudi dalam laporannya menjelaskan jumlah peserta yang telah melaksanakan pembinaan ideologi Pancasila sejauh ini ada 11.173 Paskibraka dari 31 provinsi dan 225 kabupaten/kota. Program pembinaan bersama BPIP dalam tahapan pembentukan Paskibraka telah dimulai sejak 5 April 2021. 

"Pembinaan ideologi Pancasila dilaksanakan mulai dari tahapan seleksi dan rekrutmen di tingkat kabupaten/kota melalui materi tes kepancasilaan," ujar Kepala BPIP. 

Selanjutnya, Purnapaskibraka yang juga Duta Pancasila itu akan mendapat pembinaan berkelanjutan dari BPIP dalam organisasi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia atau DPPI yang dibentuk dari tingkat nasional hingga tingkat kabupaten/kota untuk pengarusutamaan Pancasila. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya