Rabu 28 Juli 2021, 18:40 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan 10 Perusahaan Manajer Investasi Tersangka Kasus ASABRI

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Kejaksaan Agung Tetapkan 10 Perusahaan Manajer Investasi Tersangka Kasus ASABRI

MI/Susanto
ASABRI

 

PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung menetapkan 10 perusahaan manajer investasi (MI) sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana dan investasi pada PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik (ASABRI).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak memaparkan dalam keterangan tertulis seluruh tersangka korporasi tersebut adalah PT IIM, PT MCM, PT PAAM, PT RAM, PT VAM, PT ARK, PT OMI, PT MAM, PT AAM, dan PT CC.

"Penetapan tersangka terhadap manajer investasi dilakukan berdasarkan gelar perkara (ekspose) yang diketahui dari hasil pemeriksaan terhadap pengurus MI telah menemukan fakta reksadana yang dikelola oleh MI yang pada pokoknya tidak dilakukan secara profesional dan independen," kata Leonard, Rabu (28/7).

Menurutnya, para MI tersebut dikendalikan pihak-pihak tertentu sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara yang digunakan atau dimanfaatkan MI. Perbuatan para tersangka MI bertentangan dengan ketentuan peraturan pasar modal, fungsi-fungsi MI, dan peraturan terkait.

Adapun kerugian yang ditimbulkan dari rasuah di perusahaan pelat merah tersebut mencapai Rp22,788 triliun berdasarkan hasil perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Leonard menyebut para tersangka MI dikenakan Pasal 2 jo Pasal 3 UU Pemberantasan Korupsi serta Pasal 3 dan Pasal 4 UU Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca juga: Hakim Tolak Praperadilan Eks Pejabat Ditjen Pajak

Penetapan 10 tersangka korporasi melengkapi sembilan tersangka perorangan lainnya. Pada awal Februari 2021, Kejagung menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Dua di antaranya yakni Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro dan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat yang juga terdakwa dalam perkara megakorupsi di Asuransi Jiwasraya.

Adapun enam tersangka lain adalah mantan Direktur Utama ASABRI, yaitu Mayjen (Purn) Adam Rachmat Damiri dan Letjen (Purn) Sonny Widjaya, Direktur Keuangan ASABRI 2008-2014 Bachtiar Effendi, Direktur ASABRI 2013-2014 dan 2015-2019 Hari Setiono, Kepala Divisi Investasi ASABRI 2012-2017 Ilham W Siregar, dan Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi.

Baru pada pertengahan Februari 2021, Kejagung kembali menetapkan satu orang lain sebagai tersangka, yakni Direktur Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo. Selain dijerat dengan pasal korupsi, Jimmy, Benny, dan Heru juga dikenakan pasal TPPU oleh penyidik. (P-5)

Baca Juga

Antara

Korban Kebiadaban KKB di Papua Bantah Dokter Restu Pegang Senjata

👤Emir Chairullah 🕔Senin 20 September 2021, 20:25 WIB
"Tidak benar berita yang beredar karena kami semua menjadi korban aksi penganiayaan yang dilakukan KKB, Senin lalu (13/9)," kata...
MI/anggoro

Pengamanan Serangan Siber Terkendala Anggaran dan Regulasi

👤Putra Ananda 🕔Senin 20 September 2021, 20:00 WIB
Anggota Komisi I dari Fraksi Partai NasDem Muhammad Farhan mengamini bahwa BSSN perlu mendapatkan penguatan peran pada sisi anggaran maupun...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Penyerangan KKB, Muhadjir: Layanan Kesehatan Tidak boleh Mandek

👤 Atalya Puspa 🕔Senin 20 September 2021, 18:44 WIB
Ia mengungkapkan solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan rotasi nakes di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bendungan Rakyat

\PEMERINTAH berkomitmen meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Tanah Air.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya