Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asabri (Persero) kembali menegaskan perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya mengelola amanah negara, tetapi juga aktif mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Berkat komitmen tersebut, Asabri berhasil mendapatkan Peringkat Ke-2 BUMN dengan Kategori Volume Belanja Terbesar ke Seller Rekomendasi pada ajang PaDi Business Forum & Showcase 2025.
Capaian ini didasarkan pada nilai transaksi belanja Asabri sebesar Rp3,1 miliar, yang dihitung dari transaksi melalui platform PaDi UMKM pada periode Live Transaction tanggal 1 hingga 10 Desember 2025.
Pengakuan ini juga merupakan apresiasi PaDi UMKM terhadap kinerja Pengadaan Barang dan Jasa PT Asabri (Persero) yang konsisten mengedepankan kolaborasi dengan pelaku usaha dalam negeri, khususnya seller UMKM yang terverifikasi dan direkomendasikan.
Penghargaan diterima Kepala Divisi Umum PT ASABRI (Persero), Syaiful Panigoro, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pengadaan Ni Made Yeni I., bersama Tim Pengadaan PT ASABRI (Persero) yang selama ini berkomitmen menjaga kualitas, transparansi, dan akuntabilitas proses pengadaan.
BAGIAN DARI KOMITMEN BERKELANJUTAN
Direktur SDM dan Hukum PT ASABRI (Persero), Sri Ainin Muktirizka menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar prestasi, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan Perusahaan yang dilakukan dengan tetap mendukung UMKM dan penggunaan produk dalam negeri.
“Penghargaan ini mencerminkan komitmen Asabri dalam memberdayakan UMKM dan memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri. Kami memastikan setiap proses pengadaan dijalankan dengan integritas, transparansi, dan standar kualitas yang tinggi. Bagi kami, melalui pengadaan, perusahaan juga berperan dalam menciptakan dampak nyata bagi UMKM dan perekonomian nasional,” jelas Rizka dikutip dari siaran pers yang diterima, Selasa (30/12).
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Asabri memandang PaDi sebagai instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan UMKM agar naik kelas, sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis yang sehat dan bertanggung jawab.
Melalui pemanfaatan platform PaDi UMKM, Asabri tidak hanya memperkuat rantai pasok berbasis produk dalam negeri, tetapi juga membangun ekosistem pengadaan yang inklusif, kompetitif, dan berdaya saing.
Ke depan, Asabri berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan UMKM, menjaga integritas proses pengadaan, serta memastikan setiap belanja perusahaan memberikan nilai tambah bagi organisasi dan juga bagi pelaku usaha lokal dan masyarakat luas. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved