Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 menjadi ujian bagi para pemimpin dunia, termasuk Presiden Jokowi. Sehubungan dengan itu, Presiden Jokowi diharapkan dapat meningkatkan kualitasnya di tengah situasi saat ini.
"Kualitas tersebut memiliki ciri utama, yaitu kemampuan berinovasi, memiliki kreativitas tinggi, dan kemampuan menghadapai krisis (ability to deal with crisis)," jelas Deklarator Jaringan Intelektual Berkemajuan (JIB) David Krisna Alka dalam kata pengantarnya dalam diskusi virtual dengan tajuk Benarkah Jokowi Gagal Pimpin Indonesia? dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube, Senin (26/7).
Guru Besar UIN Jakarta Azyumardi Azra yang menjadi pembicara pertama dalam diskusi ini mengatakan ada beberapa indikator yang harus diperbaiki oleh Presiden Jokowi jika tidak ingin dianggap gagal ketika masa kepemimpinannya berakhir nanti. Salah satunya soal good governance.
"Banyak indikator yang menunjukkan bahwa good governance tidak berjalan dengan baik. Yang pertama yang paling jelas itu pemberantasan korupsi yang tidak jalan atau kalaupun jalan hanya minimal. Padahal pada saat yang sama korupsi merajalela. Apalagi pada musim pandemi covid-19 sebagian dana bansos itu juga dirampok oleh anggota kabinetnya Jokowi," bebernya.
Dari sisi politik, Anggota DPR Saleh P Daulay mengatakan parameter berhasil atau tidaknya kepemimpinan Presiden Jokowi tidak ditentukan dari sejauh mana program yang diaplikasikan untuk masyarakat, tetapi dinilai dari dukungan politik Presiden Jokowi. Soal program tersebut, katanya, masyarakat luas bisa menilai sendiri.
"Tetapi kalau dari sisi politik, sejauh mana dukungan politik yang dimiliki oleh Presiden Jokowi. Itu sebetulnya dasarnya. Jika dukungan politik Presiden Jokowi masih bagus, masih kuat, tentu Presiden Jokowi akan disebut berhasil. Yang melakukan penilaian dan pengawasan kepada Presiden Jokowi ialah anggota DPR dan anggota DPD," ujarnya.
Kendati masih berada dalam situasi pandemi covid-19, Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas menilai bahwa kepuasaan publik terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi masih tetap tinggi. Kepuasaan masyarakat tersebut, lanjutnya, pada isu yang lebih detail berbeda-beda. Akan tetapi, secara umum tingkat kepercayaan publik terhadap Jokowi berada di atas 70%.
"Masyarakat merasa pemerintah sudah menjalankan negara sesuai dengan harapan mereka. Meskipun jika dievaluasi secara lebih detail, tingkat kepuasannya berbeda-beda. Misalnya, kepuasan terkait infrastruktur tinggi, tetapi kepuasan terkait penciptaan lapangan kerja masih rendah," ungkap Abbas.
Drektur Eksekutif Indonesia Watch for Democracy Endang Tirtana mengingatkan capaian keberhasilan Presiden Joko Widodo pada periode pertama yang salah satunya berkaitan dengan pembangunan infratruktur. "Terkait pembangunan infrastruktur, Jokowi mengubah persepsi masyarakat dari pembangunan yang jawa sentris menjadi pembangunan yang Indonesia sentris," kata Endang mengingatkan.
Pembicara terakhir, Khoirunnisa Nur Agustyati (Direktur Eksekutif Perludem) mengatakan Indonesia termasuk negara demokrasi yang performanya lemah. Penilaian tersebut dikutipnya dari rilis terbaru yang dikeluarkan oleh International IDEA tentang Global State of Democracy 2021. "Masih masuk dalam kategori negara demokrasi, tetapi performanya lemah, ya weak atau low performance," jelasnya. (OL-14)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved