Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin menyampaikan sejumlah catatan terhadap kinerja Badan Layanan Umum (BLU) lingkup Kementerian Keuangan. Menurutnya beberapa BLU perlu mendapatkan perhatian lebih dalam hal kinerja penyerapan anggaran. Misalnya, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) yang serapan anggarannya masih 26,55%, padahal sudah memasuki semester II-2021. Begitupun serapan anggaran Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) yang di kisaran 25%.
“Bahkan, tren realisasi belanja PIP dalam 4 tahun terakhir masih jauh dari target yang ditentukan. Saya kira ritme belanja antar BLU ini perlu diatur agar tidak menumpuk pada bulan-bulan menuju akhir tahun dan mengganggu terlaksananya berbagai program/kegiatan yang direncanakan,” kata Puteri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual Komisi XI DPR RI bersama BLU di lingkup Kemenkeu untuk membahas pagu indikatif dalam Rancangan APBN Tahun 2022, Kamis (1/7/2021).
Sebagai informasi, terdapat tujuh BLU dalam lingkup Kemenkeu. Yakni LDKPI, BPDLH, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dalam RDP, Sekretaris Jenderal Kemenkeu Heru Pambudi menyampaikan total pagu belanja untuk berbagai BLU tersebut dalam RAPBN Tahun 2022 mencapai Rp9,56 triliun.
Baca Juga: DPR Harap tidak Ada Kontradiksi Pusat-Daerah Selama PPKM Darurat
Lebih lanjut, Puteri juga memberikan catatan khusus terhadap beberapa BLU. Politisi Fraksi Golkar ini meminta PIP agar tidak hanya berperan dalam menyalurkan permodalan saja, tetapi juga memastikan pelaksanaan pendampingan usaha. Tujuannya supaya pelaku ultra mikro agar naik kelas dan memiliki literasi digital yang memadai, termasuk mengakses pasar e-commerce.
“Karena hal ini juga sempat dikeluhkan oleh pelaku usaha di dapil saya. Apalagi lembaga penyalur dana PIP ini beragam, sehingga perlu dipastikan kesetaraan kualitas pendampingannya. Penting juga bagi PIP untuk dapat memformulasikan biaya pelatihan yang tidak dibebankan dalam bentuk biaya bunga. Karena selama ini hal tersebut dinilai malah memberatkan bagi pelaku ultra mikro,” urai legislator dapil Jawa Barat VII itu.
Kemudian, Puteri juga mendorong LPDP untuk meningkatkan kinerja manajemen talenta bagi penerima beasiswa agar berperan lebih terhadap pembangunan nasional. “Tujuannya agar menjaga alumni penerima beasiswa untuk berkontribusi di dalam negeri sehingga kita bisa menghindari larinya SDM unggulan atau brain drain. Mungkin misalnya, dapat diformulasikan program beasiswa baru dengan ikatan dinas bagi penerimanya yang diperuntukan bagi pendaftar umum. Agar talenta negeri yang disekolahkan ini dapat langsung mengabdi pada negara setelah lulus dan berkomitmen dari awal ketika mendaftar beasiswa itu,” urai Puteri.
Terkait hal ini, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Andin Hadiyanto mengaku telah membicarakan manajemen talenta ini bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
“Jadi untuk sektor publik, pemerintah, dan Kementerian/Lembaga, kita sudah berbicara dengan KemenPAN-RB. Kemudian pada Kemendikbudristek, nantinya ada program vokasi yang dulu hanya diberikan untuk guru, sekarang juga diberikan kepada mahasiswa. Selain itu, tahun ini kita juga akan kembangkan program kewirausahaan bagi mahasiswa,” urai Andin. (RO/OL-10)
Kepanikan masyarakat tidak muncul begitu saja, melainkan dipicu oleh ketidakseimbangan informasi dan hilangnya kepercayaan publik terhadap jaminan pasokan negara.
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan Permenkomdigi 9/2026 merupakan langkah yang konkret Perlindungan anak di ruang digital.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo menegaskan pentingnya kesiapan sektor energi dan transportasi darat pada periode arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.
Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar menyoroti revisi prospek (outlook) peringkat utang Indonesia menjadi negatif dari lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings.
KOMISI III DPR RI ikut menaruh perhatian kasus yang menjerat pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kemang Nabilah O'Brien. Nabilah menjadi tersangka akibat melaporkan pelanggan yang tak bayar
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi keanggotaan Indonesia di Board of Peace setelah AS dan Israel menyerang Iran
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penerima atau awardee beasiswa LPDP harus menghormati Indonesia dan rakyat Indonesia. I
Kemenkeu ungkap 44 alumni LPDP belum kembali ke RI. Menkeu Purbaya tegaskan sanksi berat berupa pengembalian dana plus bunga hingga blacklist permanen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
Penyidik mendalami peran konsultan dalam menjembatani komunikasi wajib pajak dengan petugas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved