Kamis 17 Juni 2021, 20:25 WIB

DPR Optimistis Pemulangan Adeline Lis dari Singapura Tanpa Hambatan

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
DPR Optimistis Pemulangan Adeline Lis dari Singapura Tanpa Hambatan

Dok. Pribadi
Anggota Komisi I DPRRI Cristina Aryani

 

PENANGAPAN terhadap buron kasus korupsi Adeline Lis mendapat perhatian Komisi I DPR RI. Selain memberikan apresiasi pada KBRI Singapura, DPR juga meyakini bahwa pemulangan Adeline ke tanah air tidak mengalami hambatan berarti.

“Tentu kami memberi apresiasi KBRI Singapura yang telah bertindak sigap baik menyampaikan langsung keinginan aparat penegak hukum di Indonesia terkait penjemputan terpidana maupun segala upaya lain sehingga yang bersangkutan bisa segera dipulangkan ke Indonesia. Dan juga proses ini kami yakin akan berjalan lancar setidaknya untuk kasus lain yang pernah ada juga tidak ada masalah yang cukup berarti,” ungkap Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani, dalam keterangannya, Kamis (17/6).

Dia berharap agar kasus seperti Adeline Lis ini tidak terulang lagi dan hendaknya menjadi perhatian para penegak hukum. 

“Ini tentu banyak pelajarannya, karena bagaimana bisa terpidana sudah beberapa kali berhasil lolos dari upaya penangkapan, maka tentu saja harus menjadi perhatian bagi para pihak untuk menerapkan prinsip kehati-hatian maksimal agar kejadian sebelumnya tidak kembali terulang,” lanjut Christina.

Baca juga : Staf KBRI Pernah Dikeroyok Gangster Saat Pulangkan Adelin Lis

Bukan hanya itu, anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II tersebut juga mendorong agar Mutual Legal Assistance antara Indonesia dan Singapura bisa segera diratifikasi. 

“Ini penting sekali sehingga ke depannya penanganan perkara-perkara hukum bisa dijalankan dengan lebih optimal,” pungkasnya. 

Diketshui buronan kelas kakap Kejagung Adelin Lis tertangkap di Singapura, Rabu (16/6). Adeline ditangkap imigrasi Singapura karena pemalsuan paspor. Dia diketahui pernah melarikan diri ke Tiongkok dan ditangkap KBRI pada 2006, namun besoknya berhasil melarikan diri setelah puluhan orang tak dikenal mengeroyok 4 petugas KBRI yang mengawalnya. 

Namun setelah itu bisa ditangkap lagi setelah dibantu kepolisian Beijing. Pada 2008 Adelin kembali melarikan diri sampai tertangkap lagi maret pada 2021 di Singapura. Adelin dipidana 10 tahun penjara, denda Rp1 miliar, dan uang penganti Rp199 miliar untuk kasus tindak pidana korupsi. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Kapolri Ingin ke Depan Polisi Dapat Dicintai Masyarakat

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 20:36 WIB
Perubahan zaman dengan kemajuan perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi tentunya akan berdampak pada marwah Polri di mata...
FOTO/Twitter.com/@AksiLangsung

Masyarakat Beri Masukan untuk Presisi Polri yang Dicanangkan Kapolri

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 20:35 WIB
Faktanya, hingga saat ini anggota Polri masih kerap terjadi kekerasan yang dialami masyarakat ketika berurusan dengan...
MI/Arya Manggala.

Ini Peran Empat Tersangka Judi Online dan Pornografi 19love.me

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 20:21 WIB
Perputaran uang dalam menjalankan kegiatan ini memiliki omzet kotor per bulan sekitar Rp4 miliar sampai Rp4,5...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Era Penuh Harapan di Dusun Bondan

Energi terbarukan mengangkat Dusun Bondan di Cilacap dari keterpurukan. Kini, warga selangkah lagi menggapai kesejahteraan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya