Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem menegaskan akan memperlakukan semua peserta konvensi calon presiden dan wakil presiden secara seimbang. Konvensi dibuka untuk menyiapkan panggung bagi para kandidat calon presiden sehingga konvensi diharapkan menghasilkan capres dan cawapres terbaik.
"Konvensi itu dibuka untuk menyiapkan panggung bagi anak-anak bangsa yang punya gagasan itu dulu, siapapun dia. Jadi, pada posisi terbuka untuk siapapun. Tidak ada putra mahkota untuk ikut konvensi," ungkap Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali di Jakarta, Jumat, Kamis (11/6).
Terkait nama-nama yang santer akan diusung oleh NasDem seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ali menilai ketiga tokoh tersebut memiliki kesempatan yang sama. Hingga saat ini dirinya mengaku NasDem belum menentukan siapa yang akan mendapat rekomendasi sebagai capres.
Baca juga : NasDem Matangkan Konvensi Capres, Jaring Kandidat Terbaik
"Jadi tiga nama itu pasti publik mempersonifikasi bahwa kader Nasdem, namun konvensi ini bukan untuk mereka saja. Semua bisa masuk di dalamnya ada Ganjar hingga akademis," paparanya.
Ali juga tidak mempermasalahkan apabila publik mengaitkan pertemuan Ridwan Kamil dan Anies Baswedan dengan NasDem. Namun dirinya menegaskan, NasDem sama sekali tidak memberikan keduanya hak istimewa untuk diusung tanpa melalui proses konvensi.
"Karena NAsdem menetapkan metode konvensi maka mereka enggak ada hak istimewanya di situ, jadi biarkan rakyat memilih soapa yang calon presiden yang akan diusung gitu," paparnya.
Terkait dengan koalisi, Ali menegaskan NasDem hingga saat ini juga terbuka bagai partai manapun. Tidak menutup kemungkinan dengan Golkar, Demokrat, maupun PKS.
"Dengan siapa saja kita akan mengatasi konvensi itu kalau syarat pencalonan presiden terpenuhi. sehingga kemudian apapun keputusan badan konvensi nanti itu dipastikan akan maju sebagai capres karena memenuhi syarat," paparnya. (OL-2)
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Surya Paloh menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahmi bagu seluruh elemen bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Partai NasDem
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengungkapkan alasan Ahmad Sahroni kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
NAMA Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan di Musyawarah Rakyat (Musra) II Projo yang dihelat di Celebes Convention Center (CCC) Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (12/11/2022)
Presiden Jokowi kita undang dan kita harapkan hadir untuk membuka Musra Bandung
BATALNYA konvensi untuk menjaring calon presiden dan wakil presiden yang digagas Partai NasDem bisa dimaklumi.
NasDem memberikan tawaran kepada Partai Golkar untuk membentuk koalisi lebih awal yang dilanjutkan dengan tahapan konvensi calon presiden (capres) 2024.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali mengatakan tidak menginginkan konvensi yang digelar hanya untuk pencitraan atau peningkatan elektabilitas saja.
NasDem tak ingin konvensi hanya sebatas melahirkan sosok yang akan diusung pada Pilpres 2024. Namun, harus bisa sebagai peserta dalam kontestasi pemimpin nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved