Senin 24 Mei 2021, 20:48 WIB

BKN Pernah Temukan 97 Ribu Data ASN Fiktif dan Terima Gaji

Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum
BKN Pernah Temukan 97 Ribu Data ASN Fiktif dan Terima Gaji

Ilustrasi
Data fiktif

 

BADAN Kepegawaian Negara (BKN) menemukan puluhan ribu data aparatur sipil negara (ASN) fiktif pada 2014. ASN dalam data fiktif itu disebut tetap menerima gaji.

"Hampir 100 ribu, tepatnya 97 ribu data itu misterius. Dibayarkan gajinya, dibayarkan iuran pensiun, tapi tidak ada orangnya," kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam Kick Off Meeting Pemutakhiran Data Mandiri ASN dan PPT Non ASN secara virtual, Senin (24/5).

Temuan tersebut berdasarkan pendataan ulang ASN kala itu. Saat itu dilakukan pendataan secara elektronik dan dilakukan oleh ASN secara mandiri.

"Bukan dilakukan oleh Biro Kepegawaian Sumber Daya Manusia, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia," ujar Bima.

Baca juga : Pembobol Bank BNI, Maria Pauline Divonis 18 Tahun Penjara

Menurut Bima, pendataan ulang serupa pernah dilakukan pada 2002. Proses itu masih dilakukan manual dan masih ditemukan data palsu.

"Proses yang mahal dan lama itu tidak menghasilkan data yang sempurna, masih banyak yang perlu dimutakhirkan dilengkapi. Bahkan masih banyak juga data-data yang palsu," terang Bima.

Bima meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk memutakhirkan data pribadi secara mandiri. Pemutakhiran data melalui sistem aplikasi pelayanan kepegawaian atau My SAPK.

"Sistemnya kita ubah, kita lakukan tidak secara berkala tapi setiap waktu dan dilakukan oleh masing-masing ASN," ucap Bima. (OL-2)

 

Baca Juga

Antara

DPR: Demokrasi Tak Berarti Sembarangan Berpendapat

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 25 September 2021, 23:00 WIB
Publik perlu mendukung Polri, untuk mengedepankan penerapan keadilan restoratif dalam kasus pelaporan Haris...
Dok MI

Gobel: Politik NasDem adalah Kesejahteraan Rakyat

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 September 2021, 22:24 WIB
Untuk itu, kata Gobel, Partai NasDem harus bisa menjawab kebutuhan...
Antara

Jelang Akhir Tahun, Kepolisian dan Intelijen Diminta Lebih Sigap

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 25 September 2021, 21:13 WIB
Ia menegaskan aparat keamanan tidak perlu ragu-ragu menindak pihak yang berpotensi mengganggu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya