Rabu 28 April 2021, 20:40 WIB

Penyidik Geledah Ruang Kerja DPR, KPK Pastikan Terus Cari Bukti

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Penyidik Geledah Ruang Kerja DPR, KPK Pastikan Terus Cari Bukti

Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Gedung KPK.

 

TIM Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Gedung DPR terkait kasus suap penyidik Stepanus Robin Pattuju dan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Penggeledahan menyasar ruangan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

"Banyak rekan-rekan bertanya tentang apa betul KPK melakukan penggeledahan? Kami menyampaikan bahwa KPK akan terus bekerja, kerja, dan kerja untuk mencari keterangan dan bukti," ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam keterangan resmi, Rabu (28/4), menanggapi penggeledahan ruangan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Hari ini, lanjut Firli, tim penyidik KPK menggeledah berbagai lokasi di ruang kerja DPR, rumah dinas, dan rumah pribadi. KPK akan bekerja keras untuk mencari bukti-bukti dan seseorang dapat menjadi tersangka karena perbuatannya atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan kecukupan alat bukti. "Bukan pendapat, bukan persepsi, dan bukan juga asumsi apalagi halusinasi. Kami akan dalami dan pelajari, telaah keterangan para saksi dan bukti-bukti lain untuk membuat terangnya suatu peristiwa, perbuatan, dan siapa pelakunya. Sekali lagi semua tindakan untuk menduga seseorang sebagai tersangka beralaskan kecukupan bukti. KPK tidak akan pandang dulu dalam bertindak, karena itu prinsip kerja kami," tandasnya.

 

Informasi yang dihimpun, tim penyidik komisi antirasuah mendatangi Gedung DPR petang tadi sekitar pukul 18.00 WIB. Nama Azis Syamsuddin turut terseret dalam kasus itu. Azis diduga mengenalkan penyidik Stepanus Robin kepada Syahrial. KPK menyebutkan ada pertemuan di rumah Azis Syamsuddin pada Oktober 2020.

Diduga, pertemuan itu membicarakan soal kasus jual-beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai yang tengah ditangani komisi antirasuah. Dalam kasus itu, KPK menetapkan tiga tersangka yakni Ajun Komisaris Stepanus Robin Pattuju, Wali Kota Syahrial, dan seorang advokat Maskur Husain. Ketiganya sudah ditahan. (RO/OL-14)

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

KPK Duga Uang Hasil Suap Rahmat Effendi Mengalir ke Keluarga

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 25 Januari 2022, 08:50 WIB
Beredar kabar yang menyebut uang hasil suap Rahmat ikut dinikmati dan digunakan keluarganya. KPK memastikan bakal mencari bukti terkait...
MI/Bary Fathahilah

Taufik Basari: Usut Tuntas Temuan Kerangkeng Manusia

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 25 Januari 2022, 06:40 WIB
Taufik menyatakan tidak dibenarkan merampas kemerdekaan orang lain dan memperlakukannya secara tidak...
Antara

Demokrat: Kepastian Jadwal Pemilu 2024 Bantu Parpol Fokus Konsolidasi

👤Ant 🕔Senin 24 Januari 2022, 23:58 WIB
Herzaky menyampaikan Demokrat sejak awal menyetujui usulan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya