Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja, yang berstatus terdakwa dalam kasus suap bansos sembako covid-19 di Kementerian Sosial menyinggung soal peran broker bansos. Hal itu disampaikannya saat membacakan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Ardian menegaskan dirinya pasif dalam tindak pidana suap tersebut. Menurutnya, pihak-pihak yang lebih aktif menjalin komunikasi dengan kuasa pengguna anggaran (KPA) di Kemensos, Adi Wahyono, maupun pejabat pengguna komitmen (PPK) proyek tersebut, Matheus Joko Santoso, adalah mereka yang dijuluki broker bansos.
Para broker bansos yang disebut Ardian dalam persidangan adalah Nuzulia Hamzah Nasution, Helmi Rivai, dan Isro Budi Nauli Batubara. "Broker bansos lah otak yang merencanakan sampai dengan mendapatkan Surat Penunjukkan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ) serta Surat Pesanan (SP) dari Kemensos RI, tanpa melibatkan saya sama sekali," ujar Ardian yang mengikuti sidang secara virtual dari Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/4).
Menurut Ardian, tanggung jawabnya dalam proyek tersebut adalah menyiapkan sembako sesuai dengan spesifikasi surat pesanan dan mengemasnya di dalam goody bag. Selain itu, ia juga harus berkoordinasi dengan perusahaan logistik untuk mendistribusikan bansos kepada keluarga penerima manfaat yang tersebar di Jabodetabek. Hal tersebut merupakan kesepakatannya dengan para broker bansos.
Setelah pekerjaannya selesai, Ardian lantas berkepentingan untuk melakukan pengaihan kepada Kemensos RI, dalam hal ini melalui Matheus. Untuk mengurus penagihan, Ardian mengaku terpaksa menyerahkan uang fee sebanyak dua kali ke Matheus atas permintaan broker bansos.
"Saya menyadari bahwa menyerahkan uang fee kepada saudara Matheus Joko Santoso adalah salah, namun perlu diketahui bahwa saya melakukan hal tersebut dengan amat terpaksa untuk menyelamatkan tagihan perusahaan saya, dan atas perintah broker bansos," katanya.
Ardian berharap majelis hakim yang diketuai Rianto Adam Pontoh berkenan memberikan hukuman kepada para broker bansos. Sebab hingga saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menjerat para broker bansos tersebut dalam perkara ini.
Sebelumnya, jaksa penuntut umum KPK menuntut Ardian dihukum pidana penjara empat tahun dan denda Rp100 juta subsider empat bulan kurungan. Ardian didakwa menyuap mantan Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara, sebesar Rp1,95 miliarmelalui Matheus dan Adi. (OL-8)
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp5 juta per keluarga terdampak bencana. Bantuan ini disalurkan melalui Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, BPBD dan Pemda terus mempercepat upaya distribusi bufferstock logistik,
SEKRETARIS Jenderal Kemensos Robben Rico mengatakan penerima BLT kesra sudah 85 persen dari target, sedangkan Menko Airlangga mengatakan sudah 26,2 juta orang menerima bantuan itu dari 35 juta
Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang.
Kemensos mendirikan 30 dapur umum yang menyediakan lebih dari 80 ribu porsi makanan per hari untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Penyidik menetapkan Edi sebagai tersangka ada bukti yang ditemukan saat mengembangkan perkara. KPK akan membuka lengkap semua buktinya dalam persidangan nanti.
Edi mengaku bingung dengan keputusan KPK menjerat dirinya sebagai tersangka. Padahal, menurut dia, Juliari merupakan mantan pimpinan di Kemensos yang harusnya bertanggung jawab.
KPK menduga adanya perintah ploting kuota untuk perusahaan dari mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara dalam pengadaan bansos presiden
Kasus bansos presiden yang diusut KPK saat ini masih berhubungan dengan OTT mantan mensos Juliari Batubara.
JPU pada KPK menghadirkan matnan mensos Juliari Batubara dan Komisaris PT Dosni Roha Logistik Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo dalam persidangan dugaan korupsi bansos di kemensos.
KPK memeriksa Juliari Peter Batubara terkait kasus dugaan rasuah penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk keluarga penerima harapan (KPM) di Kementerian Sosial (Kemensos).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved