Rabu 14 April 2021, 15:08 WIB

Pengadilan Putuskan Ninja Xpress Bayar Rp13 Milliar ke Konsumen

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pengadilan Putuskan Ninja Xpress Bayar Rp13 Milliar ke Konsumen

dok.pnjakartaselatan.go.id
Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

 

PT Digital Commerce Indonesia (PT DCI) memenangkan gugatan wanprestasi terhadap perusahaan ekspedisi Ninja Xpress.

Gugatan PT DCI terhadap PT Andiarta Muzizat yang dikenal sebagai Ninja Xpress tersebut terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor register: 151/Pdt.G/2020/PN JKT.SEL.

Kutipan putusan atas kasus ini dapat dilihat pada laman situs resmi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (http://sipp.pnjakartaselatan.go.id/). Sidang putusan atas kasus ini digelar pada Rabu (24 Maret 2021) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian gugatan klien kami. Dalam putusannya, Ninja Xpress sebagai tergugat dihukum untuk membayar kerugian material kepada klien kami (PT DCI) sekitar Rp13 Miliar karena Ninja Xpress cidera janji dalam menjalankan kewajibannya sebagai perusahaan pengiriman barang," ungkap kuasa hukum PT DCI, Albertus Andhika, Rabu (14/4/2021).

Sebagaimana dikutip dalam laman resmi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, bahwa sebelumnya PT DCI sebagai penggugat telah mengajukan gugatan cidera janji (wanprestasi) terhadap PT Andiarta Muzizat (Ninja Xpress) dan meminta agar PT Andiarta Muzizat (Ninja Xpress) bertanggung jawab atas kewajiban-kewajiban yang terutang kepada Penggugat.

Menurut perhitungannya, kerugian PT DCI sampai dengan tanggal 31 Januari 2020 adalah sebesar Rp33.948.696.318. "Kerugian PT DCI hingga 31 Januari 2021 adalah sebesar Rp. 33.948.696.318," ungkap Albertus. Adapun rinciannya adalah kerugian material sekitar Rp13 miliar dan kerugian immaterial sekitar Rp20 miliar. (OL-13)

Baca Juga: Biaya Membengkak, Waskita Karya tidak Naikkan Gaji Pegawai

Baca Juga

ANTARA/Fikri Yusuf

Menhan tidak Akan Lindungi Mafia Alutsista

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 10 Mei 2021, 10:50 WIB
Prabowo berpemikiran permainan pengadaan alutsista merupakan tindakan korupsi paling berbahaya. Pasalnya, hal itu bisa membuat pertahanan...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Nasib 75 Pegawai yang Gagal Tes Wawasan Kebangsaan bukan Ranah KPK

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 10 Mei 2021, 09:43 WIB
Lembaga Antikorupsi bakal berkoordinasi dengan BKN dan Kemenpan RB untuk kelanjutan nasib...
ANTARA/Rivan Awal Lingga

Jusuf Kalla: Dialog Damai di Papua bukan Hal Mustahil

👤Emir Chairullah 🕔Senin 10 Mei 2021, 09:11 WIB
"Bagi saya, penyelesaian konflik Papua harus dilakukan melalui cara dialog. Hanya saja mungkin saat ini pemerintah kesulitan mencari...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berharap tidak Ada Guncangan Baru

LAPORAN Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2021 tumbuh di angka -0,74% (year on year/yoy).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya