Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah menangkap 23 terduga teroris usai insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Penangkapan dilakukan di sejumlah wilayah di Indonesia.
"Total, sejauh ini, ada 23 orang (yang diamankan)," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan resmi, Kamis (1/4).
Listyo merinci penangkapan dilakukan di Jakarta, Makassar, dan Bima, Nusa Tenggara Barat.
Baca juga: Dokter: Penyerang Mabes Polri Ditembak di Bagian Jantung
Terduga teroris terbanyak yang ditangkap yakni di Makassar sebanyak 13 orang. Salah satu terduga yang ditangkap di Makassar berinisial W.
"W adalah pelaku atau otak perakit bom (Gereja Katedral Makassar) dan sudah kita amankan," ujar dia.
Kemudian, lima orang terduga teroris ditangkap di DKI Jakarta dan sekitarnya. Lalu lima orang lainnya ditangkap di Bima.
"Ini akan terus kita kembangkan dan usut sampai tuntas," tegas Listyo. (OL-1)
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Pelaku ditembak karena melawan petugas saat pengembangan kasus. Satu pelaku lain masih buron.
Ahmad menuturkan ke-11 terduga teroris tersebut merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Vila Mutiara, yang berafiliasi dengan ISIS.
TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan telah menangkap 36 orang terduga anggota jaringan teroris dari Jamaah Ansharut Daulat (JAD).
Sebelum memulai kegiatan, perwakilan Aksi Bersatu menyematkan pita hitam dan memberi bunga kepada jamaat gereja dan pimpinan Gereja Katedral tepat sebelum perayaan paskah digelar.
Uskup Agung Makassar Mgr Johannes Liku Ada menyampaikan bahwa para jemaat penuh haru saat pelaksanaan ibadah Kamis Putih jelang Paskah 4 April mendatang.
Satu orang terduga teroris berinisial I disinyalir merupakan bagian dari kelompok Villa Mutiara, yang terafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved