Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
LARANGAN mudik Lebaran 2021 yang dikeluarkan pemerintah melalui Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dinilai tidak tegas. Politisi Partai Demokrat Lasmi Indaryani menilai kebijakan tersebut tanpa regulasi yang kuat maka implementasinya akan mentah atau tidak efektif.
"Jika implementasi larangan mudik pelaksanaannya masih seperti tahun kemarin. Saya pesimistis masyarakat akan mematuhinya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/3).
Ia menyarankan kepada pemerintah supaya masyarakat mematuhi kebijakan itu harus dibakukan dalam regulasi yang jelas. Kemudian dalam implementasi harus dipastikan larangan itu bersifat tegas dan konsisten.
"Saya apresiasi keputusan pemerintah yang melarang mudik lebaran. Karena dengan keputusan tersebut minimal kita bisa menghambat rantai penyebaran virus," ungkap Lasmi.
Menurut Lasmi, pemerintah pun harus senada dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat. Jangan lagi ada kebijakan kebijakan menteri yang tidak segaris dengan kebijakan pemerintah.
"Semua jajaran juga harus satu bahasa dan tindakan. Jangan sampai hari ini Menteri Koordinator bidang PMK (Muhadjir Effendy) melarang mudik, tapi nanti kementerian lain membuat kebijakan pesawat boleh diisi penuh lalu KAI malah menambah kereta lebaran," tegas Lasmi.
Larangan mudik ini juga harus diterapkan tegas untuk semua moda transportasi, termasuk pesawat, kapal, dan kereta api agar tidak ada anggapan larangan mudik tebang pilih karena hanya menyasar pemudik yang menggunakan transportasi tertentu.
"Jadi menurut saya, kunci keberhasilan larangan mudik adalah regulasi yang jelas dan tegas serta penerapan di lapangan yang konsisten dan adil. Jika hal tersebut di atas tidak dilakukan maka akan percuma pemerintah melarang mudik lebaran karena pasti tidak akan dipatuhi masyarakat," pungkasnya.
baca juga: Mudik Dilarang, Kemenhub Segera Terbitkan Aturan Transportasi Umum
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang PMK sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 Muhadjir Efendy memutuskan untuk meniadakan kegiatan mudik lebaran 2021. Keputusan tersebut diambil karena masih tingginya kasus covid-19 dan angka kematian akibat virus ini. (OL-3)
Meskipun kemarahan publik meningkat pasca kematian Alex Pretti di Minneapolis, Partai Demokrat menghadapi hambatan besar untuk membatasi pendanaan ICE.
WAKIL Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan politik harus bisa bermanfaat untuk rakyat.
Aktivis hingga influencer menyampaikan 17+8 tuntutan usai aksi unjuk rasa beberapa hari terakhir ini.
Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra membantah tudingan yang menyebutkan partai sebagai dalang dari ramainya isu ijazah palsu Jokowi
ANGGOTA Komisi VI DPR Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron menilai usulan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diisi oleh kantor-kantor Kementerian BUMN patut dipertimbangkan
Demokrat tidak dalam menolak putusan MK dan telah menyiapkan sejumlah opsi untuk kemudian dibawa ke pertemuan antar partai politik.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat selama musim Idul Fitri, Pelita Air menghadirkan diskon tiket hingga 21% untuk seluruh rute domestik.
Mudik Lebaran lebih nyaman dan fleksibel dengan sewa mobil. Simak 7 alasan mengapa pesan sewa mobil jadi solusi praktis untuk perjalanan bersama keluarga.
PT KAI catat penjualan tiket kereta Angkutan Lebaran 2026 mencapai 793.681 tiket per 9 Februari 2026.
Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi prioritas tertinggi dalam menyambut arus mudik tahun ini.
Panduan lengkap cara beli tiket kereta Lebaran 2026. Temukan jadwal pemesanan H-45, trik aplikasi Access by KAI, dan solusi jika tiket habis.
Jadwal pembukaan pemesanan tiket pada 25 Januari 2026 untuk keberangkatan 11 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved