Rabu 24 Maret 2021, 21:34 WIB

KPK Cegah ke Luar Negeri Tersangka Kasus Tanah Munjul DKI

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
KPK Cegah ke Luar Negeri Tersangka Kasus Tanah Munjul DKI

Antara
Ali Fikri

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan pencegahan ke luar negeri untuk tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur. KPK menyurati permintaan cegah itu ke Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

"KPK telah mengajukan permohonan larangan bepergian ke luar negeri kepada Dirjen Imigrasi terhadap beberapa pihak yang terkait dengan perkara dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Rabu (24/3).

 

Ali Fikri mengatakan pencegahan ke luar negeri itu sudah berlaku selama enam bulan terhitung sejak tanggal 26 Februari 2021 lalu. Namun, KPK masih belum menyebutkan nama-nama yang dicegah lantaran pengumuman tersangka baru akan dilakukan bersamaan penahanan.

 

"Pencegahan ke luar negeri tersebut tentu dalam rangka kepentingan kelancaran proses penyidikan agar apabila dibutuhkan untuk kepentingan pemeriksaan mereka tetap berada di wilayah Indonesia," ucapnya.

 

KPK saat ini tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah oleh BUMD DKI Perumda Pembangunan Sarana Jaya. Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka. Salah satunya diduga Yoory Corneles yang sudah dinonaktifkan dari jabatannya oleh Gubernur DKI Anies Baswedan.

Namun, nama-nama tersangka belum diumumkan resmi. Pengumuman tersangka oleh KPK akan dilakukan bersamaan dengan penahanan. (OL-8)

 

Baca Juga

Dok. DPR Papua

DPR Papua Sambangi Fraksi-fraksi di DPR RI Soal Revisi Otsus

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:45 WIB
Menurut Boy, selama ini banyak opini yang berkembang baik dari pemerintah maupun DPR RI melalui Pansus terkait Revisi UU Otsus yang hanya...
Dok Komnas HAM

Komnas HAM akan Panggil BIN dan BNPT soal Polemik TWK

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 22 Juni 2021, 22:57 WIB
Anam mengatakan Komnas HAM sudah melayangkan surat undangan permintaan keterangan untuk Badan Intelijen Strategis TNI, BNPT, dan...
Antara

63.950 Benur Selundupan Berhasil Disita Aparat di Jambi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 22 Juni 2021, 21:30 WIB
Benur yang disita terdiri dari 62.400 ekor jenis pasir dan 577 ekor jenis mutiara serta jurong jenis pasir atau benur yang mulai menghitam...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya