Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Wilayah Partai NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) bidang Pokja Media di ballroom hotel Merapi Merbabu, Sleman Yogyakarta, Minggu (21/3).
Di hadapan peserta yang terdiri dari seluruh Anggota Dewan Partai NasDem se DIY, Ketua DPW Subardi mengingkatkan pentingnya peran media dalam menyongsong Pemilu 2024. Strategi pemberitaan ini merupakan langkah progresif dalam mengenalkan calon-calon pemimpin dari Partai NasDem, mengingat selama masa pandemi pendekatan tidak lagi bertumpu pada tatap muka.
"Kita perlu langkah progresif melalui pemberitaan yang masif, positif dan edukatif. Saya percaya cara ini lebih efektif daripada cara-cara konvensional dalam setiap pemilu yang turut memicu suburnya politik uang," kata Anggota Komisi VI DPR RI itu.
Subardi menjelaskan bahwa pengertian media mencakup berbagai platform yang fungsinya sebagai penghubung antara masyarakat dengan wakilnya.
"Memanfaatkan berbagai platform media sebagai sarana komunikasi, baik mainstream dan media sosial," tambahnya.
Politisi yang akrab disapa Mbah Bardi itu memaparkan strategi media perlu memperkuat infrastruktur media, yakni kualitas SDM, jaringan media dan portal media. Kebutuhan mendesak itu menjadi prioritas karena melalui media, siapapun dapat tampil menjual gagasannya.
"Sisi positifnya memberi kesempatan kepada siapapun yang ingin berkontestasi dengan gagasannya. Melalui media, masyarakat akan kenal, dekat, kemudian tertarik untuk memilihnya. Tidak ada lagi memilih kucing dalam karung di setiap pemilu," ucap Mbah Bardi.
Dalam Rakorsus itu, DPW Partai NasDem DIY secara resmi mengenalkan portal media, www.nasdemjogja.id. Portal dengan kapasitas domain unlimited dapat digunakan oleh kader dan Anggota DPRD NasDem se DIY dalam menyampaikan ide, tanggapan dan pendidikan politik kepada masyarakat.
baca juga: Partai NasDem Raih Kemenangan di 4 Provinsi
Wakil Ketua DPW Partai NasDem DIY Bidang Media dan Komunikasi Publik Nizar Kherid berpendapat, saat ini hingga tahun 2024 tidak ada agenda kontestasi politik, maka momentum itu menjadi kesempatan bagi siapapun untuk menyongsong 2024 dengan gagasannya.
"Kontestasi politik bukan soal benar atau salah, tetapi soal membangun persepsi publik agar memenangi kontestasi. Disitulah peran media, membangun persepsi publik yang positif dan kaya gagasan," jelasnya. (OL-3)
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved