Rabu 03 Maret 2021, 19:39 WIB

Dugaan Kasus Suap, Profil Salah Satu Direktur DJP Hilang

M. Ilham Ramadhan Avisnea | Politik dan Hukum
Dugaan Kasus Suap, Profil Salah Satu Direktur DJP Hilang

Ilustrasi
Ilustrasi suap

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi tengah mengusut kasus suap yang diduga melibatkan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Dalam konferensi pers, Rabu (3/3) siang, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan telah membebastugaskan pegawai yang diduga terlibat praktik lancung tersebut.

"Terhadap pegawai DJP, yang oleh KPK diduga terlibat dalam dugaan suap tersebut, telah dilakukan pembebasan tugas dari jabatan, agar memudahkan proses penyidikan oleh KPK,” kata Sri Mulyani.

"Yang bersangkutan telah mengundurkan diri dan sedang di proses sisi administrasi ASN. Dengan langkah tersebut, proses penegakan hukum oleh KPK tidak akan memberikan imbas negatif terhadap kinerja organisasi DJP," sambungnya.

Setelah konferensi pers Menkeu berlangsung, ramai diberitakan bahwa profil Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji menghilang dan tidak bisa diakses. Dia kemudian diduga menjadi orang yang terlibat dalam praktik lancung itu.

Saat Media Indonesia mencoba menelusuri nama tersebut di mesin pencari, maka laman tidak menampilkan apa pun. Di laman muka mesin pencari, Angin Prayitno Aji masuk di profil pejabat Ditjen Pajak pada 6 Maret 2019.

Baca juga : KPK Minta Kemenag Perbaiki Kerawanan Korupsi

Saat dikonfirmasi mengenai kabar burung itu, Direktur Penyuluhan dan Pelayanan Hubungan Masyarakat Diten Pajak Neilmaldrin Noor hanya memberikan jawaban normatif.

"Kita hormati teman-teman KPK yang sedang bekerja dan sementara ini kita terus ikuti perkembangan proses hukum teman-teman KPK ya," tuturnya melalui pesan singkat.

Berdasarkan penelusuran, Angin Prayitno Aji lahir pada 1 Desember 1956. Dia mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Krisna Dwipayana pada 1988. Setelahnya, dia mendapatkan gelar Master of Arts in Economic dari Universitas Concordia pada 1996. Angin juga mendapatkan gelar Doktor bidang Manajemen Bisnis di 2006 dari Univeristas Padjajaran.

Sebelum menjadi Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian, Angin menjabat sebagai Direktur Pemeriksaan dan Penagihan. Kala itu dia pernah diperiksa oleh KPK atas kasus suap Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Ambon. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

PKS dan PPP Buka Peluang Bentuk Poros Islam

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Kamis 15 April 2021, 06:53 WIB
Sekjen PPP Arwani Thomafi menyebut kerja sama antarpartai seperti itu memudahkan menyikapi kontestasi...
ANTARA

Presiden Minta Kepala Daerah Buat Kebijakan Yang Terfokus

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 15 April 2021, 02:45 WIB
PRESIDEN Joko Widodo menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah terpilih dari ajang Pilkada 2020 untuk membuat kebijakan yang fokus...
Antara

Mendagri Minta Pemda Perketat Pengawasan Penggunaan Anggaran

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 14 April 2021, 23:42 WIB
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan internal melalui penguatan peran...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya