Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koodinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengungkap lima nama kandidat pengganti Jenderal Polisi Idham Azis. Kelimanya sudah berada di meja Presiden Jokowi untuk selanjutnya ditentukan disetujui DPR.
"Ini lima nama Komisaris Jenderal Polisi yang diajukan kepada Presiden (Jokowi) oleh Kompolnas untuk dipilih sebagai calon Kapolri yakni Gatot Edy Pramono, Boy Rafly Amar, Listyo Sigit Prabowo, Arief Sulistyanto dan Agus Andrianto," kata Mahfud dalam akun media sosial resminya @mohmahfudmd, Jumat (8/1).
Baca juga : Komnas HAM: Kalau FPI Tak Tunggu Polisi, Tak Ada Peristiwa KM 50
Kelimanya kata dia, sudah memenuhi proses seleksi oleh Kompolnas. Kriteria yang menjadi tolak ukur meliputi profesionalitas, loyalitas, serta karir.
Mahfud yang menjabat sebagai Ketua Kompolnas ini mengatakan kelima nama tersebut sudah diserahkan kepada Presiden Jokowi. "Selaku Ketua Kompolnas saya sudah menyerahkan nama-nama calon Kapolri untuk dipilih oleh presiden agar diajukan ke DPR. Yang diajukan semua jenderal bintang tiga tidak ada yang msh bintang dua," pungkasnya. (OL-2)
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Menurut Mahfud, dalam beberapa waktu terakhir, DPR cenderung menunjuk calon hakim konstitusi secara internal tanpa proses seleksi terbuka.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Restorative justice hanya dapat ditempuh jika ada kesepakatan antara kedua belah pihak, yakni pelaku dan korban, tanpa adanya unsur paksaan.
stana dan DPR membantah isu Presiden Prabowo mengeluarkan surpres pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Simak klarifikasi lengkap DPR, Istana, dan tanggapan Komjen Suyudi.
Komjen Suyudi Ario Seto merespons isu yang menyebutkan ia bakal menjadi pengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Istana membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat presiden (surpres) ke DPR RI terkait pergantian Kapolri
NAMA Komjen Rudy Heriyanto ramai di media sosial X atau sebelumnya Twitter). Salah satu akun menyebut Rudy salah satu jenderal yang digadang-gadang menjadi calon Kapolri baru.
"Sikap Kapolri sudah tepat. Selain responsif, transparan, dan tegas, beliau telah menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa pandang bulu,
Listyo akan menjadi Kapolri beragama nonmuslim kedua sepanjang sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved