Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati menilai sosok yang dibutuhkan untuk memimpin kepolisian ke depan ialah figur yang memiliki komitmen melakukan reformasi organisasi. Presiden dan DPR juga harus menyokong upaya yang nantinya meningkatkan kinerja dan meningkatkan rasa keadilan bagi masyarakat.
“Saya sulit menjawab ini karena menurut YLBHI Polri butuh reformasi mendasar dan harus dari komitmen politik presiden dan DPR juga,” ujarnya.
Menurut dia, masyarakat selama ini masih mengeluhkan kinerja kepolisian. Itu seperti mengenai dugaan penyalahgunaan wewenang penyidikan, pungutan liar, dan lainnya. “Laporan berbagai lembaga menunjukkan polisi selalu banyak diadukan masyarakat. Lihat saja data-data pengaduan di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Ombudsman,” jelasnya.
Dengan demikian, kata dia, reformasi organisasi untuk membangun sistem merit menjadi tugas utama Kepala Kepolisian RI (Kapolri) baru. “Jadi anggota Polri yang baik dan berprestasi yang naik pangkat, tidak perlu bayar-bayar atau melakukan pendekatan ke atasan.’’
Terkait dengan jabatan Kapolri, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku belum menyerahkan nama calon ke Presiden. Sejauh ini seleksi nama yang akan diajukan ke Presiden masih dalam proses pembahasan. “Belum,” singkat Ketua Kompolnas Benny Mamoto.
Meskipun demikian, Komisi III DPR sudah siap melakukan pembahasan internal terkait mekanisme uji kelayakan (fit and proper test) calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun. Ketua Komisi III Herman Hery menuturkan pembahasan tersebut akan dilakukan pasca-DPR selesai melakukan reses 11 Januari mendatang.
Herman melanjutkan, saat ini Komisi III tengah menunggu surat presiden (surpres) terkait nama calon Kapolri yang diajukan. Siapa pun calonnya, hal tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan sepenuhnya dari Presiden.
“Pergantian Kapolri memang menjadi kewenangan Presiden dengan persetujuan DPR. Meski pengangkatan Kapolri kewenangan Presiden, menjadi penting bagi Presiden untuk mendengarkan masukan dan saran dari masyarakat dalam pergantian Kapolri,” imbuh Ketua Dewan Pengurus Centra Iniative Al Araf.
Menurut dia, penting bagi Presiden membuka ruang aspirasi masyarakat dalam pengambilan keputusan penting ini. Tujuannya agar upaya membangun Polri yang profesional dan modern dapat terwujud di masa datang. (Cah/Ant/P-1)
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
stana dan DPR membantah isu Presiden Prabowo mengeluarkan surpres pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Simak klarifikasi lengkap DPR, Istana, dan tanggapan Komjen Suyudi.
Komjen Suyudi Ario Seto merespons isu yang menyebutkan ia bakal menjadi pengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Istana membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat presiden (surpres) ke DPR RI terkait pergantian Kapolri
NAMA Komjen Rudy Heriyanto ramai di media sosial X atau sebelumnya Twitter). Salah satu akun menyebut Rudy salah satu jenderal yang digadang-gadang menjadi calon Kapolri baru.
"Sikap Kapolri sudah tepat. Selain responsif, transparan, dan tegas, beliau telah menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa pandang bulu,
Listyo akan menjadi Kapolri beragama nonmuslim kedua sepanjang sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved