Kamis 31 Desember 2020, 14:25 WIB

GP Ansor Ajak Eks FPI Bergabung ke Ormas Resmi

Anggitondi Martaon | Politik dan Hukum
GP Ansor Ajak Eks FPI Bergabung ke Ormas Resmi

Ilustrasi
Ormas

 

GERAKAN Pemuda (GP) Ansor mengajak eks anggota Front Pembela Islam (FPI) bergabung dengan organisasi masyarakat (ormas) yang diakui pemerintah. Sehingga, semangat amar makruf nahi mungkar bisa tetap dilakukan dan dengan cara yang lebih baik.

"Cara ini menjadi jembatan terbaik dan bisa menghindari aksi-aksi yang tidak dibenarkan,’’ kata Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Mohammad Haerul Amri dalam keterangan tertulis, Kamis (31/12).

Ketua DPP Partai NasDem Bidang Kepemudaan itu menilai banyak ormas Islam yang bisa menjadi wadah baru bagi para mantan anggota FPI, di antaranya Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Diyakini ormas besar Islam tersebut bersedia menerima eks FPI.

Selain diakui pemerintah, sejumlah ormas tersebut juga memiliki pandangan washatiyah atau Islam moderat. Sehingga dakwah yang dilakukan mudah diterima masyarakat.

Baca juga ; Sengketa Pilkada Pertaruhan Marwah MK

Selain itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Garda Pemuda NasDem itu mendukung pembubaran dan pelarangan penggunaan atribut FPI. Seluruh aparatur negara untuk bertindak tegas karena FPI sudah berstatus sebagai organisasi yang terlarang.

"Dengan demikian, jika ada pihak-pihak yang berupaya melanggar keputusan pemerintah ini, aparat harus berani bertindak tegas dan adil dalam kerangka menegakkan hukum dan aturan SKB (surat keputusan bersama) 6 Menteri," ungkap dia.

Dia juga mengimbau seluruh elemen bangsa tidak mengambil tindakan main hakim sendiri paska pembubaran FPI. Publik diminta untuk berpikir jernih dengan tidak mudah terprovokasi dengan berita palsu (hoaks) dan menghasut.

Haerul Amri juga menginstruksikan kepada seluruh anggota Ansor dan Banser di Tanah Air tetap menjaga kondusivitas kedamaian hidup bermasyarakat. Sikap toleransi dan dialog harus dikedepankan menyikapi pembubaran FPI ini.

"Demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), lebih-lebih di saat pandemi Covid-19 ini yang meniscayakan kolaborasi dan sinergi semua pihak,’’ ujar dia.  (OL-2)

 

Baca Juga

AFP

Presiden: Tim Pencari Fakta Kanjuruhan Harus Selesai 30 Hari

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 11:41 WIB
Dengan sumber daya yang cukup besar, tim tersebut dituntut bisa memberikan kesimpulan dalam kurun kurang dari 30 hari ke...
Antara

Polri Sebut Limpahkan Barang Bukti Kasus Tewasnya Brigadir J Hari Ini

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 10:56 WIB
POLRI sebut hari ini Rabu (4/10) pihaknya akan lakukan pelimpahan barang bukti kasus tewasnya Brigadir J ke Kejaksaan Negeri Jakarta...
MI/ HO

Dorong Integrasi Kota Cerdas, Kemendagri Gelar Integrated Technology Event 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 10:32 WIB
Ekosistem kota cerdas merupakan kombinasi dari efektivitas pengelolaan sumber daya, kolaborasi lintas sektor, dan keterpaduan kebijakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya