Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Rizieq Minta Kasus Tewasnya 6 Pengawalnya Tak Dilupakan

Candra Yuri Nuralam
12/12/2020 17:32
Rizieq Minta Kasus Tewasnya 6 Pengawalnya Tak Dilupakan
Imam besar FPI Muhammad Rizieq Shihab saat tiba di Polda Metro Jaya, hari ini.(AFP)

IMAM Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab sedang diperiksa oleh polisi dalam kasis dugaan pelanggaran protokol kesehatan. Rizieq minta pemeriksaannya tak membuat publik lupa dengan penembakan enam pengikutnya.

"Habib (Muhammad Rizieq Shihab) pesen kasus yang diperiksa habib ini jangan sampai mengalihkan isu pembunuhan enam laskar FPI," Sekretaris Umum FPI Munarman di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, hari ini.

Rizieq meminta keadilan dari enam orang laskar muda FPI itu. Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) diminta bertindak. "Kita minta Komnas HAM melakukan proses pendalaman dari yang dilakukan selama ini dari pemantauan ditingkatkan jadi penyelidikan," ujar Munarman.

Penembakan terhadap enam pengikut Rizieq terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, pukul 00.30 WIB, Senin, 7 Desember 2020. Polisi mulanya menyelidiki informasi adanya pengerahan massa ke Polda Metro Jaya menyusul panggilan pemeriksaan kedua terhadap Rizieq.

Baca juga: Rizieq Shihab Akan Ajukan Praperadilan

Polisi menemukan dua mobil mencurigakan yang ditumpangi 10 pengikut Rizieq. Mereka memepet dan menabrak mobil polisi ketika hendak memberhentikan mobil tersebut.

Pengikut Rizieq sempat menodongkan senjata tajam dan senjata api ke polisi. Merasa terancam, polisi menembak enam anggota laskar khusus pengawal Rizieq itu hingga meninggal. Sementara itu, empat orang lainnya melarikan diri.

Di sisi lain, FPI mengaku tidak ada pengerahan massa ke Polda Metro Jaya. Mobil yang dibuntuti polisi disebut salah satu iring-iringan laskar khusus pengawal Rizieq menuju agenda dakwah subuh internal. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya