Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIKUS Hanura Inas N Zubir mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melaksanakan dan memahami sinyal yang pernah disampaikan Presiden Joko Widodo terkait pencegahan korupsi dana bansos covid-19. Ketika itu, Presiden berpesan agar pengelolaan dana bansos harus baik, jika masih ada yang bandel dan memiliki niat korupsi maka KPK dipersilakan menggigit dengan keras. Jokowi menyebut uang negara harus diselamatkan, kepercayaan rakyat harus terus kita jaga.
Kepala Negara pun sudah memberi sinyal kepada para penegak hukum untuk meningkatkan kewaspadaan dan penegakan hukum yang tegas dalam mengawasi anggaran covid-19 tanpa pandang bulu. Sinyal inilah yang menjadikan KPK sangat serius untuk fokus mengawasi anggaran covid-19, salah satunya adalah dana bansos.
"Jika sekarang terjadi salah satu menteri menjadi tersangka korupsi bansos covid-19, maka hal tersebut dikarenakan KPK melaksanakan sinyal dari Presiden tentang pentingnya pengawasan anggaran untuk covid-19. Bukti KPK menangkap sinyal dari Pak Jokowi untuk mengawasi penyaluran dana bansos," kata Inas.
Baca juga: Korupsi Bansos, Ombudsman: Pantas Pandemi Terus Berlanjut
KPK pun akhirnya dapat mencium gelagat korupsi yang diduga dilakukan oleh Mentri Sosial beserta anak buahnya. Bukti lain KPK melaksanakan amanat presiden dengan diterbitkannya surat edaran.
"Ya, KPK mengeluarkan Surat Edaran Nomor 11/2020 tentang Penggunaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data non-DTKS dalam pemberian Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat dalam upaya mengatasi dampak pandemi covid-19," tutur Inas.(RO/OL-5)
Mahalnya biaya politik dalam pemilihan kepala daerah menjadi salah satu faktor utama maraknya korupsi di tingkat daerah. Kondisi itu lantas menciptakan kompensasi politik yang tidak sehat.
Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati Sudewo, bukanlah hal yang mengejutkan.
WAKIL Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memastikan pelayanan publik di Kabupaten Pati tetap berjalan lancar dan kondusif pasca- Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pati Sudewo.
PENETAPAN tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati Sudewo seusai operasi tangkap tangan (OTT) diapresiasi warga Pati.
PROSES pemeriksaan terhadap Bupati Pati setelah terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dialihkan lokasinya ke Polres Kudus.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memeriksa Ahmad Husein, salah satu tokoh pengunjuk rasa di Kabupaten Pati.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi bahkan, jika diperlukan, mencabut bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang anggotanya terlibat dalam aksi tawuran.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan evaluasi hingga pencabutan bansos bagi keluarga pelaku tawuran sebagai langkah tegas menekan aksi kekerasan di Jakarta.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk proaktif mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi guna menghindari informasi palsu.
Gaji guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tercatat hanya Rp300 ribu per bulan, menjadikannya salah satu isu yang paling disorot publik.
Transaksi judi online bagi 12.402 KPM bansos dengan kondisi tersebut sangat memprihatinkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved