Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) memberikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia karena dinilai mampu mengendalikan pandemi covid-19 secara baik. Apresiasi WHO tidak terlepas dari strategi respons dan praktik dalam penanganan covid-19 serta wujud kerja seluruh elemen masyarakat.
“Ini merupakan kesempatan baik. Indonesia sudah dipandang berhasil dalam mengendalikan pandemi covid-19, dan WHO secara khusus mengundang Bapak Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bersama Dirjen WHO Tedros untuk sharing dan memberikan informasi bagaimana Indonesia mampu mengendalikan pandemi ini dengan baik,” kata Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dalam keterangan tertulis, kemarin.
Apresiasi WHO tersebut tertuang dalam surat undangan yang ditujukan kepada Menkes Terawan bersama tiga menteri kesehatan negara lain untuk hadir mengikuti konferensi pers covid-19 intra-action review (IAR) atau tinjauan intratindakan, secara virtual, kemarin.
WHO menilai penanganan covid-19 di Indonesia sudah sesuai dengan pedoman yang ditetapkan. Itu merujuk pada IAR yang telah dilakukan pada 31 Juli 2020, yang sejalan dengan rekomendasi dari pertemuan keempat Komite Darurat Peraturan Kesehatan Internasional (2005).
“Kami mengundang Anda untuk bergabung pada konferensi pers Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan menteri kesehatan tiga negara lain, dan Indonesia berbagi pengalaman dalam suksesnya penanganan covid-19,” demikian dikutip dari undangan tersebut yang diterima Media Indonesia.
Konferensi pers itu disebutkan sebagai bentuk koreksi dan peningkatan respons terhadap penanganan covid-19, baik secara nasional maupun subnasional melalui pelaksanaan IAR. (Ata/X-7)
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved