Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA pelibatan TNI menangani teroris dinilai akan melemahkan reformasi sektor keamanan. Padahal, peran dan fungsi TNI sudah tertuang dalam TAP MPR.
"Bisa merusak desain TNI dan Polri sebagaimana amanat reformasi sektor keamanan," kata Ketua Setara Institute Hendardi saat dihubungi, Minggu (9/8).
Amanat yang dimaksud yakni TAP MPR VI/MPR/2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri. Selain itu, TAP MPR VII/MPR/2000 tentang Peran TNI dan Polri.
Baca juga: DPR Diminta Cermat Bahas Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme
Hendardi mengatakan pembagian peran TNI dan Polri sudah jelas. TNI bergerak di bidang pertahanan sedangkan Polri menjaga keamanan, menciptakan ketertiban, dan menegakkan hukum.
TNI, kata Hendardi, adalah alat pertahanan dalam ranah sipil. Selain itu penegakan hukum hanya diperkenankan atas dasar kebijakan politik negara, dan ada batas waktu.
"Sementara, dalam desain pelibatan TNI dalam memberantas tindak pidana terorisme, pelibatan itu bersifat permanen," ujar dia.
Hendardi menilai hal itu melampaui tugas pokok TNI dalam operasi militer selain perang (OMSP). Menurut dia, TNI baru membantu jika Polri sebagai unsur utama sudah tidak mampu menangani terorisme. (OL-1)
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menegaskan tidak ada prajuritnya yang terlibat dalam dugaan penganiayaan terhadap pengemudi ojek online di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved