Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
RELAWAN Jokowi (ReJO) merasa hal biasa jika saat ini ada riak-riak politik dari kalangan internal pendukung Jokowi. Hal itu merupakan dinamika politik yang wajar.
"Riak-riak politik yang semakin dinamis baik pada kalangan internal pendukung Jokowi maupun eksternal, mungkin akibat pembagian kue pembangunan yang dirasa belum berkeadilan. Atau bisa juga karena dirasa terlalu majunya mereka yang dulu berada di seberang dan kini justru jadi terdepan dan merasa jadi pemenang," kata Ketua umum ReJO HM Darmizal MS, kepada wartawan, Rabu (29/7).
Sebagian kami di ReJO, kata Darmizal, adalah anak baru dikelas relawan Jokowi. Karena pada Pilpres tahun 2014 kami adalah pendukung Prabowo-Hatta bersama mantan Panglima TNI Jenderal Joko Santoso (alm), mendirikan Joksan Center.
"Untuk menjadi relawan Jokowi, bagi kami adalah sikap dan pilihan yang ingin melihat kemajuan bangsa Indonesia semakin nyata," ujarnya.
Menurut Darmizal, hal tersebut dilandasi oleh kenyataan. Dimana pembangunan yang luar biasa cepatnya pada era Jokowi-JK, terutama sektor infrastrukrur. Pembangunan itu harus berlanjut, rakyat banyak harus mendapat manfaat nyata dari kemajuan pembangunan tersebut.
"Pada awal deklarasinya RèJO mendukung Jokowi, tidak terbersit dipikiran untuk mengejar manfaat atau jabatan sebagai kompensasi. Kecuali berjuang untuk kemaslahatan masyarakat luas. Jika negara memanggil, maka pantang untuk menyerah, lemah dan mengalah," tambahnya.
Darmizal menegaskan, RèJO tidak pernah terlibat dengan urusan aneh-aneh, uneg-uneg dan ujug-ujug yang menjadi berita dan sedang bergema dibanyak group WhatsApp dan Medsos.
"RèJO telah ikut serta berjuang menghantar Jokowi-Amin menuju puncak pimpinan bangsa 2019-2024. Walau kami hanya ibarat baut kecil diantara jutaan perangkat pada mesin pesawat jumbo jet," ungkapnya.
Saat ini dan kedepan, masih menurut Darmizal, ReJO ingin semakin fokus menyumbangkan dan berkontribusi pikiran (konsep) dalam segala keterbatasan kemampuan dan waktu, guna mengawal tuntas suksesnya kepemimpinan Jokowi-Amin.
RèJO menghimbau seluruh kadernya supaya tetap dalam barisan dan semangat yang sama seperti ketika berjuang. Saling mendo'akan dan menguatkan untuk kebaikan bangsa dan masyarakat luas.
"Bagi yang mulia, para pembesar yang sedang ditugaskan oleh Presiden Jokowi untuk ikut serta memajukan bangsa dan menjalankan amanah rakyat bekerjalah dengan baik dan berikan yang terbaik. Dengan mengedepankan nilai luhur budaya bangsa, loyalitas tinggi tanpa agenda terselubung. Karena baik saja belum cukup jika tidak mampu menghasilkan yang terbaik," imba Darmizal. (OL-13)
Jokowi diminta jangan sekadar mencari muka menyetujui pengembalian Undang-Undang No.19/2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi atau UU KPK Lama.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi diisukan menjadi Watimpres. Jokowi merespons akan tetap di kediamannya di Solo
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo dicecar pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya dengan 10 pertanyaan mendalam selama 2,5 jam di Mako Polresta Surakarta, Rabu (11/2).
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Putra bungsu Presiden Jokowi itu juga menyebut bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.
Ia menilai ada perpecahan antara Jokowi dengan PDIP yang mengusung pasangan Ganjar-Mahfud.
Beragam pembangunan telah dilakukan selama empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.
JIKA tidak ada aral melintang pada 20 Oktober 2024 nanti, pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin akan segera berakhir.
"Pada pilihan 2019, pemilih Jokowi dan Ma'ruf Amin itu cenderung pilihannya untuk sementara ini masih banyak ke Ganjar Pranowo," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan
Surya Paloh menyampaikan pesan kepada seluruh anggota Fraksi NasDem agar tetap mendukung penuh pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin (Jokowi-Maruf).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved