Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) memastikan data pribadi pemilih tidak akan muncul dalam laman resmi publikasi di tingkat pusat dan daerah.
Komisoner KPU, Viryan Aziz, menjelaskan hal itu bertujuan agar data pribadi pemilih tidak disalahgunakan pihak yang ingin mengambil keuntungan.
"Kami melindungi data pemilih sejak Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Serta, Pilkada serentak 2020 yang akan digelar pada 9 Desember 2020," ujar Viryan, Kamis (23/7).
Lebih lanjut, dia menekankan jika terjadi kebocoran data pribadi pemilih, kemungkinan besar bukan dari laman resmi KPU pusat dan daerah. Pernyataan Viryan merespons kasus pembobolan rekening ATM yang terjadi di Sumatra Selatan.
Baca juga: Ada 9 Hal Baru dalam Pemungutan Suara Pilkada 2020, Apa Saja?
Sebelumnya, Polda Sumatra Selatan mengungkapkan modus pelaku pembobolan rekening menggunakan data yang tersedia dalam link KPU daerah. Dalam hal ini, untuk membuat KTP elektronik dan membuka rekening baru. Serta, menarik uang dari rekening dengan menggunakan data yang dipalsukan.
"Memang pejabat Polda menyebut link KPU. Apakah KPU yang dimaksud adalah KPU, atau yang lain. Ini bisa dikonfirmasi ke pejabat Polda. Link-nya mana dan dilakukan pengecekan," pungkas Viryan.
Pasalnya, lanjut dia, dalam laman www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id yang dapat digunakan masyarakat untuk mengecek status pemilih, tidak mencantumkan data pribadi. Kecuali, yang bersangkutan memasukan nomor induk kependudukan (NIK) dan data lainnya.(OL-11)
Sebanyak 88,5% serangan bertujuan untuk mendapatkan nama pengguna (username) dan kata sandi (password) dari berbagai akun daring.
Di tengah kondisi tersebut, teknologi pemantauan skor kredit seperti SkorKu menjadi relevan.
PELINDUNGAN data pribadi merupakan fondasi utama ekonomi digital. Kepercayaan digital adalah mata uang baru dalam ekonomi berbasis data.
Bot berbasis AI di media sosial dan aplikasi perpesanan menyamar sebagai pengguna asli, melibatkan korban dalam percakapan berkepanjangan untuk membangun kepercayaan.
Ia menyebut, kebocoran data pribadi warga yang berulang di berbagai platform digital menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap hak privasi masyarakat.
Komisi I DPR menyoroti dugaan praktik aktivasi IMEI ilegal yang melibatkan penyalahgunaan data pribadi turis asing merupakan masalah serius. I
PENGAMAT perbankan dan praktisi sistem pembayaran Arianto Muditomo turut menyampaikan pendapatnya terkait dengan sindikat pembobol rekening bank yang tidak aktif rekening dormant.
Okki mengingatkan nasabah untuk tetap berhati-hati dan tidak membuka link atau tautan attachment yang dikirim melalui email atau pesan WhatsApp dari alamat dan nomor yang tidak dikenal.
Eks karyawati bagian kasir (teller) BRI ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi sehingga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp9,8 miliar.
Pelaku diketahui berstatus mahasiswa, usia 20 tahun asal Kabupaten Pinrang, Sulsel. IA membuat aplikasi tersebut lalu diperjualbelikan.
MASYARAKAT diminta lebih berhati-hati apabila menjawab pesan masuk whatsapp dari nomor yang tidak dikenal. Modus penipuan ini membuat nasabah BRI kehilangan dananya Rp40 juta.
Modus social engineering yang marak terjadi jadi trending topic nomor #1 di twitter, pada Rabu (15/6).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved