Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KORPS Bhayangkara terus mengembangkan penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan internasional seberat 402,38 kg.
Kepala Satuan Tugas Khusus Merah Putih Brigjen Fredy Sambo menyebut pihaknya mendalami keterkaitan enam tersangka yang sudah ditangkap.
"Kami mau kembangkan jaringannya. Ini pasti ada penghubungnya. Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ke depan bisa tertangkap,” ujar Sambo saat dikonfirmasi, Jumat (5/6).
Sambo menjelaskan penyelundupan sabu dari Timur Tengah melalui wilayah Pantai Selatan itu minim pengawasan. Pasalnya, ombak di wilayah tersebut cukup tinggi.
"Pelaku juga diduga pernah menerima ship to ship atau kemudian orang warga negara asing yang jadi penghubung. Tidak mungkin orang Indonesia tahu ada kapal di tengah, terus ship to ship gitu," papar Sambo.
Berdasarkan penyelidikan sementara yang dilakukan Polri, jalur penyelundupan yang digunakan para tersangka tergolong baru. Oleh karena itu, sedikit yang mengetahui jalur tersebut.
"Ini kan jalur baru ya, Pelabuhan Ratu ini. Memang karena ombaknya tinggi sehingga pengawasan di situ agak kurang. Panjang pantainya itu kan panjang banget itu yang Pantai Selatan," terang Sambo.
Baca juga: Polisi Sita Sabu 402,38 Kg
Sampai saat ini, Sambo mengatakan pihaknya telah menemukan beberapa petunjuk mengenai pihak yang menjadi penghubung dalam penyelundupan sabu tersebut.
Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit menyebut sindikat sabu itu menyewa kapal para nelayan yang digunakan untuk menangkap ikan. Mereka menyewa kapal nelayan seharga Rp240 juta guna menyelundupkan sabu seberat 402,38 kg tersebut.
Pengungkapan kasus tersebut merupakan pengembangan yang dilakukan Polda Metro Jaya dan Polda Jabar. Pada 22 Mei lalu, pihak kepolisian berhasil mengungkap penyelundupan sabu seberat 821 kg di wilayah Banten. (A-2)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta aparat penegak hukum menindak tegas seorang pria warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan tindakan tidak senonoh.
Seorang warga negara asing (WNA) diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan memamerkan alat kelaminnya di Taman Literasi Blok M, Jakarta Selatan.
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi tujuh dari total 11 penumpang kapal wisata yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo,
Adapun warga negara asing yang banyak terjaring dalam kegiatan pengawasan dan terbukti melanggar izin tinggal didominasi oleh WNA asal Republik Rakyat Tiongkok.
Kepolisian Resor Badung, Bali, menyatakan seorang warga negara asing (WNA) meninggal dunia setelah diduga menerobos banjir di Jalan Krisnantara, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara.
Polres Badung menyatakan tidak ada bukti pelanggaran UU Pornografi dan ITE oleh WNA pembuat konten di Bali. Kasus berpotensi berakhir pada deportasi dan jadi preseden baru.
Barang bukti yang disita itu terdiri dari 12 kg sabu, sebuah truk pengangkut buah jeruk, dan dua jerigen warna biru.
Bareskrim Polri mengungkap kejahatan pembobolan rekening dormant Bank milik pemerintah di Jawa Barat senilai Rp204 miliar
Lakso meyakini pemerasan di Kemenaker sudah menjadi sindikat. Karenanya, penuntasan perkara penting, untuk menghilangkan sindikasi itu.
Polri berhasil menggagalkan pengiriman 207 batang timah ilegal senilai Rp1,7 miliar yang hendak diselundupkan ke Korea Selatan.
POLISI mengungkap modus operandi peredaran narkoba jaringan internasional dengan barang bukti 207 kilogram sabu dan 60 ribu butir ekstasi senilai Rp418 miliar.
Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat perjudian daring melalui situs Slot8278 yang beroperasi dari Tiongkok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved