Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI bulan suci Ramadan yang penuh dengan keberkahan, Persaudaraan Isteri Anggota (PIA) DPR RI menggelar bakti sosial (Baksos) dengan tema "Bersama Menjalin silaturahim dan Menebar Kasih".
Ketua Umum PIA DPR RI Ibu Tri Hatmanti Utut Adianto mengatakan pemberian paket sembako ini sejatinya merupakan kegiatan atau program tahunan PIA DPR RI. Salah satunya sebagai wujud kepedulian PIA DPR RI terhadap sesama.
Terlebih lagi saat ini dunia, termasuk Indonesia, tengah dilanda pandemi Covid-19. Tentu tidak sedikit masyarakat yang merasakan dampak dari virus tersebut, khususnya karyawan-karyawan yang berada di lingkungan DPR RI. Ia berharap, bantuan paket sembako tersebut bisa sedikit mengurangi beban penderitaan masyarakat yang terdampak.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Baksos Ibu Nita Jhon Kennedy Aziz menjelaskan, paket sembako kali ini merupakan sumbangan dari ibu-ibu Anggota PIA DPR RI bekerjasama dengan Perum Bulog dan BRI.
Adapun paket sembako tersebut diberikan kepada sekitar 1711 karyawan di lingkungan DPR RI. Seperti Pramu Bhakti atau office boy, petugas kebersihan atau cleaning service, serta petugas pengamanan dalam atau Pamdal.
"Acara ini akan digelar selama dua hari yakni tanggal 4-5 Mei 2020 di dua tempat, yakni di gedung DPR RI dan di Komplek Rumah Jabatan Anggota DPR RI, Kalibata, Jakarta. Namun karena saat ini kita tengah dilanda pandemi Covid-19, dan diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) untuk menghambat penyerbarluasan virus tersebut. Maka dalam acara ini hanya mengundang beberapa perwakilan karyawan saja," ujar Nita.
Keduanya berharap semoga baksos yang digelar secara sederhana ini selain dapat mempererat tali silaturahim antar sesama, juga dapat membantu mengurangi beban penderitaan masyarakat yang terdampak Covid-19, serta besar harapan agar pandemi ini segera berakhir.
Baksos tersebut dihadiri oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Korinbang Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPR RI Korkesra Muhaimin Iskandar, Anggota DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal, Wakil Ketua PIA DPR RI, Lita Azis Syamsuddin dan Rustini Muhaimin Iskandar, serta beberapa pengurus PIA DPR RI lainnya.(OL-09)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Dukungan sosial yang komprehensif sangat penting untuk pemulihan jangka panjang para penyintas bencana.
Jaya Negara juga menjelaskan, keterlambatan penyaluran bantuan disebabkan oleh proses verifikasi yang harus dilakukan secara teliti oleh tim BPBD Denpasar bersama Inspektorat.
Badan Amil Zakat Nasional melalui program Bank Makanan telah mendistribusikan 6.000 porsi Sajian Berkah Bergizi untuk para penyintas bencana tanah longsor Banjarnegara, Jawa Tengah.
Untuk memastikan bantuan sosial (bansos) Kemensos tersalurkan secara tepat sasaran, pemerintah menggunakan indikator penting bernama Desil Kesejahteraan Keluarga
Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 2025 sebagai upaya meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah.
Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat gejala menarik sepanjang 2025: sekitar 50 ribu keluarga secara sukarela mengundurkan diri dari daftar penerima bantuan sosial (bansos)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved