Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febridiansyah melayangkan cuitan melalui akun twitternya @efdesaja, menanggapi reaksi masyarakat atas kelanjutan proses OTT terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang juga menyeret nama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Beberapa waktu lalu, memang ada banyak opini publik yang dicurahkan di berbagai kanal media sosial terkait proses yang dianggap 'janggal', salah satunya pernyataan KPK yang menjadi headline sebuah harian nasional tentang penggeledahan yang akan dilakukan pekan depan.
Bagi masyarakat awam, proses kerja seperti ini menimbulkan tanya. Bagaimana mungkin penggeledahan dilakukan sampai menunggu jangka waktu tertentu karena bisa dipastikan berbagai petunjuk sudah dihilangkan sebelum penggeledahan dilakukan.
Febri menangkap maksud baik publik yang melayangkan kritikan terkait kinerja KPK. Kata Febri dengan cara kerja seperti ini publik jadi tahu apa yang sesungguhnya terjadi.
"Selamat pagi.. Banyak masukan dan kritik yang kami terima terkait OTT KPU dan proses lanjutannya. Saya percaya, itu tumbuh dari kecintaan thd @KPK_RI. Terimakasih, semoga jadi penyemangat bagi kami. Dan, semoga kita semakin memahami apa yang terjadi," cicit Febri.
Selamat pagi.. Banyak masukan dan kritik yang kami terima terkait OTT KPU dan proses lanjutannya.. saya percaya, itu tumbuh dari kecintaan thd @KPK_RI. Terimakasih.. semoga jg jd penyemangat bagi kami. Dan, semoga kita semakin memahami apa yg terjadi
Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
SIDANG kasus pemblokiran Jalan Pantura dengan terdakwa dua pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto, memasuki babak akhir.
KPK ingatkan artis yang masuk politik untuk belajar tata kelola pemerintahan. Hal ini merespons Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang berdalih tidak tahu hukum karena latarbelakang pedangdut
KPK mengungkap perusahaan milik keluarga Fadia Arafiq mendominasi proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama 2025.
KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal kasus korupsi pengadaan barang dan jasa. Fadia ditahan hingga 23 Maret 2026.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel usaha salon, restoran, hingga sejumlah mobil di rumah dinas yang diduga milik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
KPK ungkap detail OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan suap pengadaan 'outsourcing' di Pemkab Pekalongan.
KPK ungkap perusahaan keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kuasai proyek makan pasien di 3 RSUD.
KPK mengungkap kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai bukti modus rasuah di Indonesia semakin kompleks.
KPK tengah mencari bukti-bukti lain untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek tender yang melibatkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
KPK mengungkap perusahaan milik keluarga Fadia Arafiq mendominasi proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama 2025.
Fadia Arafiq diduga menggunakan perusahaan milik keluarganya untuk memenangkan proyek pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
KPK mengungkap bahwa suami dan anak dari Fadia Arafiq turut menerima uang hasil dugaan tindak pidana korupsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved