Kamis 09 Januari 2020, 20:34 WIB

Soal Pergantian Antar Waktu (PAW), Hasto: Kita Tunduk Aturan

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Soal Pergantian Antar Waktu (PAW), Hasto: Kita Tunduk Aturan

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
: Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

 

PDIP mengelak melakukan upaya untuk mengubah keputusan pergantian antar waktu (PAW) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan cara rasuah. Pasalnya mekanisme tersebut mengikuti putusan penyelenggara pemilu dan partai berlambang Kepala Banteng itu mentaatinya.

"Terkait PAW kita diikat dengan UU partai dan KPU, enggak ada ruang gerak untuk bermain karena peraturan sangat ketat," kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto di sela melihat persiapan Rakernas I dan HUT ke-47 PDIP di JIExpo, Jakarta, Kamis (9/1).

Menurut dia, PDIP PAW sudah dilakukan puluhan kali dan tidak ada sebuah proses negosiasi di luar ketentuan yang berlaku. Ketentuan tersebut sangat jelas sehingga tidak terdapat ruang lain mengganti legislator yang sah oleh pihak lain.

"Bahkan kami pernah mengaalami saat kami lakukan paw, ada gugatan, itu memerlukan waktu 2 tahun makanya partai harus hati-hati melakukan PAW," ujarnya.

Mengenai duduk perkara yang menjerat kader PDIP, Harun Masiku yang diduga menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Hasto enggan berandai-andai.

Baca juga : OTT Lagi, KPK Tangkap Komisioner KPU

"Kita harus melihat terlebih dulu apa ya g nanti disampaikan KPK. Intinya partai terus memberikan dukungan terhadap hal-hal tersebut terhadap pencegahan terhadap pemberantasan korupsi," pungkasnya. (Cah/OL-09)

Baca Juga

Antara

Kejagung Teliti Berkas Perkara Irjen Napoleon Aniaya M Kece

👤Ant 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 23:22 WIB
Perkara dugaan penganiayaan M Kece dilakukan oleh Napoleon Bonaparte dan empat tahanan Rutan Bareskrim...
Antara

Bupati Kuansing Diduga Terima Sogok Rp700 Juta Izin HGU Sawit

👤Ant 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 23:04 WIB
Andi Putra jadi ersangka dalam kasus dugaan suap terkait perpanjangan izin HGU sawit di Kabupaten Kuansing,...
Youtube

Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara M Kece untuk Dilengkapi

👤Ant 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 22:50 WIB
Perkara dugaan tindak pidana penistaan agama atas nama M Kece belum lengkap baik secara formil maupun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya