Rabu 08 Januari 2020, 07:40 WIB

Jangan Persulit Urus Data Adminduk

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Jangan Persulit Urus Data Adminduk

MI/Susanto
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

 

PEMERINTAH menjamin kemudahan bagi pengurusan data Administrasi Kependudukan (Adminduk) korban terdampak bencana di kelurahan maupun posko Dukcapil tanpa prosedur yang berbelit-belit.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di semua pemerintah daerah agar melayani data Adminduk bagi korban terdampak bencana banjir dan longsor secara mudah dan cepat.

"Kami minta seluruh jajaran Disdukcapil untuk secara cepat melayani data Adminduk korban terdampak bencana. Pelayanan harus efektif dan efisien dan jangan dipersulit karena banjir ini bukan hanya rumah dan barang-barang yang rusak, melainkan juga dokumen-dokumen penting," katanya di Jakarta, kemarin.

Ia menjelaskan, setiap warga yang terdampak bencana bisa mengurus  KTP, kartu keluarga, hingga akta kelahiran yang hilang ataupun rusak tanpa melampirkan surat kehilangan dari kantor polisi maupun dari RT/RW setempat. Penggantian dokumen juga tanpa dipungut biaya.

"Intinya jangan dipersulit, semuanya harus serbacepat. Karena ini merupakan bencana, musibah, sehingga warga terdampak bencana khusus diberikan kemudahan dan keringanan sehingga tidak perlu membawa surat pengantar kehilangan," ucap Tito.

Dalam kesempatan itu, Mendagri Tito secara simbolis juga menyerahkan KTP baru kepada warga korban banjir. Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan pihaknya untuk saat ini tidak membatasi waktu penggantian dokumen Adminduk bagi korban bencana. Warga korban bencana akan diprioritaskan dalam pengurusan dokumen. "Kami tidak membatasi karena kami tidak tahu sampai kapan bencana akan terjadi, cuaca juga masih tidak menentu," kata Zudan.

Pada kesempatan itu, Tito mengungkapkan, pihaknya mengeluarkan edaran antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana yang ditujukan bagi gubernur, bupati, dan wali kota.

"Edaran dikeluarkan agar kepala daerah melakukan langkah-langkah strategis mengantisipasi, menghadapi gerakan tanah atau tanah longsor, banjir, serta adanya informasi terkini dari BMKG terkait waspada potensi cuaca ekstrem," katanya. (Dhk/Ant/P-4)

Baca Juga

Antara/RenoEsnir

Gebrakan Jenderal Listyo Sigit Dinanti Publik

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 27 Januari 2021, 23:46 WIB
"Jangan sekadar jargon. Jadi, jangan hanya ganti kapolri, ganti jargon, tapi tidak ada implementasi. Pak Listyo harus menbuktikannya...
Antara

Kecam Rasialisme, Relawan Jokowi Dukung Penangkapan Ambroncius

👤Rudy P 🕔Rabu 27 Januari 2021, 23:22 WIB
"Sikap Ambroncius tidak mewakili sikap relawan jokowi dan juga tidak mewakili sikap Presiden Jokowi,"...
Antara/Reno Esnir

Kapolri Listyo Sanjung Kepemimpinan Idham Aziz

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 27 Januari 2021, 23:13 WIB
Listyo mengatakan pola kepemimpinan Jenderal Idham Azis selama menjadi Kapolri berjalan sangat baik. Bahkan, ia menilai sosok Idham Aziz...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya